Habib Rizieq Shihab, Munajat 212, Habib Rizieq Sindir Penegakan Hukum Suka-Suka
Unik, Informatif , Inspiratif

Munajat 212, Habib Rizieq Sindir Penegakan Hukum Suka-Suka

0

Pada Munajat 212, Kamis malam 21 Februari 2019, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyampaikan pesannya lewat video audio yang diputar.

Habib Rizieq menyindir penegakan hukum yang tak adil membuat rakyat menderita. Salah satunya ialah koruptor yang bebas dengan potongan tahanan.

BACA JUGA: Teuku Wisnu Bertemu Habib Rizieq

“Koruptor cukong membuat rakyat menderita dan sengsara bebas dengan potongan tahanan luar biasa. Sedangkan seorang ustaz tua korban rekayasa tak dilepas dari penjara. Inikah penegakan hukum suka-suka, astaghfirulah,” papar Habib Rizieq.

Dia pun menyinggung tidak adilnya penegakan sanksi terhadap kepala daerah yang ikut bermain politik dukungan di Pilpres 2019.

“Duhai Allah saat sekarang gubernur mengacung jari dua ikut sanubari mendukung pemimpin hasil ijtima ulama langsung dipanggil, disidang. Namun puluhan gubernur, wali kota acungkan dukung penguasa, mereka semua bungkam. Kezaliman sangat kasat mata inikah penegakan hukum suka-suka,” ucapnya.

Terlebih lagi di era saat ini, orang gangguan jiwa masuk daftar pemilih tetap.

“Dalam syariat-Mu tidak sanksi hukum untuk orang gila, transaksi kesaksian orang gila tidak sah. Namun untuk kepentingan politik penguasa suara orang gila dianggap sah, ini lah anomali hukum digerus,” tegas Habib Rizieq.

BACA JUGA: Temui Habib Luthfi, Ustaz Abdul Somad Diberi Strategi Dakwah

Terlepas dari itu semua, Habib Rizieq memanjatkan doa kepada-Nya agar Indonesia diberi perubahan yang jauh lebih baik.

“Kami bertekad melawan kezaliman, menegakkan keadilan, dengan jiwa raga kami siap tenggelamkan rezim durhaka. Rezim pendukung penista agama. Namun, tanpa izin-Mu kami tak bisa. Laa hawla wa laa quwwata illa billah,” ujar Habib Rizieq. []

SUMBER: VIVA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.