Muslim Jangan Minder, HAM Sudah Dikenal Islam Sebelum Konvensi ’48

INSPIRADATA. Tak ada kata minder untuk Muslim, karena merasa tak punya khazanah HAM. Padahal, Islam sudah mengenal HAM jauh sebelum HAM terkenal di internasional.

Pesan itu disampaikan Manager Nasution usai memperoleh anugerah Buku Islami Terbaik Nonfiksi Dewasa Islamic Book Award di Islamic Book Fair (IBF) 2017. Ia menjelaskan buku ini ingin menyampaikan HAM bukan hal baru dan sudah ada sejak manusia ada. Tapi kodifikasinya baru dilakukan pada 10 Desember 1948 ketika komunitas internasional memformalkan Deklarasi HAM Internasional.

Dalam konteks bacaan buku HAM di SMP dan SMA ada bab tentang HAM dan demokrasi. Menurutnya, materi yang disampaikan terlalu umum. Maka perlu pengayaan.

Di sisi sejarah, buku ini juga ingin pembaca tahu Islam sudah mengenal HAM lama sebelum ada konvensi HAM 1948. Salah satu dokumen HAM tertulis pertama adalah pidato Rasulullah saat haji wada pada 613 M. Pidato itu intinya berisi deklarasi terhadap kemanusiaan.

Sejarawan menyebut itu dokumen HAM tertulis pertama tentang HAM. ”Maka umat Islam tidak boleh minder dengan HAM dan merasa tidak punya Khazanah HAM. Umat Islam justru lebih dulu kenal HAM sebelum dunia mengenal HAM,” ungkap Komisioner Komnas HAM itu di sela-sela perhelatan Islamic Book Fair (IBF) 2017 di Balai Sidang Jakarta, Rabu (03/05/2017).

Kedua, di sisi hak ekonomi sosial dan budaya (ekososbud), tidak ada hasil konvensi HAM 1948 yang bertentangan dengan Islam. Beberapa yang berbeda hanya pada hak sipil politik. Misal dalam HAM, seseorang boleh pindah agama. Tapi dalam Islam ada istilah murtad. []

Sumber: Republika.com


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *