Muslim Selain Warga Agra Dilarang Shalat Jumat di Taj Mahal

0

Mahkamah Agung di India menyatakan bahwa umat Muslim yang bukan penduduk kota Agra tidak akan diizinkan shalat Jumat di kompleks Taj Mahal.

BACA JUGA: Pengadilan India Tetapkan Taj Mahal Sebagai Bangunan Islam

Para hakim mengatakan monumen dari abad ke-17 tersebut adalah salah satu dari tujuh keajaiban dunia dan harus dipelihara.

Hakim AK Sikri dan Ashok Bhushan mengatakan terdapat sejumlah masjid lain di Agra dan orang-orang yang bukan penduduk dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk shalat Jumat.

“Ini (Taj Mahal) adalah salah satu dari tujuh keajaiban dunia dan kami tidak ingin hal ini musnah. Kami menolak (petisi ini). Mengapa untuk melakukan salat seperti ini mereka harus ke Taj Mahal? Kami tidak menerima (petisi ini). Ada berbagai masjid lain. Mereka dapat salat di sana,” kata para hakim mahkamah lansir Press Trust of India.

Keputusan mahkamah dikeluarkan setelah adalah pertanyaan terkait peraturan pemerintah sebelumnya yang melarang bukan penduduk untuk sembahyang Jumat di masjid kompleks tersebut.

Pengacara pihak yang mengajukan petisi, Syed Ibrahim Hussain Zaidi, presiden Taj Mahal Masjid Management Committee, Agra, mengatakan setiap orang seharusnya diizinkan memasuki masjid dan melakukan salat di sana.

BACA JUGA: Lego Taj Mahal, Ada yang Berani Nyusun?

Pemerintah setempat mengatakan keputusan untuk penduduk tersebut karena alasan keamanan.

Banyak penduduk setempat yang mengeluh karena bukan penghuni kota dan wisatawan biasanya mempergunakan kesempatan memasuki gerbang Taj Mahal pada hari Jumat. []

SUMBER: PRESS TRUST OF INDIA | DETIK

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline