Foto: Fundación Mezquita de Sevilla

Muslim Sevilla Galang Dana di Indonesia untuk Bangun Masjid Pertama

Foto: Fundación Mezquita de Sevilla

Yayasan Masjid Seville (Seville Mosque Foundation) sebelumnya pernah datang ke Indonesia. Kini mereka datang lagi untuk ketiga kalinya dalam rangka melakukan penggalangan donasi (fundraising) di Indonesia. Penggalangan donasi ini dilakukan untuk membangun sebuah masjid di Sevilla, Spanyol. Masjid ini juga akan menjadi masjid yang pertama didirikan di sana.

Ibrahim Hernandez, Vice President dan direktur eksekutif Yayasan Masjid Seville mengatakan, ini adalah kedatangan rombongannya yang ketiga kalinya. Di pertemuan sebelumnya ia dan rombongannya telah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, jajaran pemimpin organisasi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Namun, ia dan rombongannya kembali datang ke Tanah Air karena ingin mengkampanyekan penggalangan donasi untuk pembangunan masjid pertama di Sevilla.

“Kami datang karena kami belum punya masjid. Jadi kami ingin mempresentasikan pembangunan masjid, pusat kebudayaan, dan wakaf,” katanya saat berkunjung di Jakarta, Sabtu (22/4/2017) seperti dilansir republika.co.id.

Ibrahim menjelaskan, Islam di Spanyol akhir-akhir ini berkembang dengan pesat. Namun, Sevilla tidak pernah memiliki masjid, yang ada hanya musholla. Maka dari itu, ia dan yayasan gencar melakukan kampanye tentang pembangunan masjid disana.

Pihaknya juga ingin membangun pusat kebudayaan Islam karena sebagai tempat beraktivitas, tempat kegiatan, hingga memberikan pelayanan kepada Muslim maupun non-Muslim. Sehingga pada akhirnya diharapkan bisa mengubah persepsi masyarakat setempat tentang Islam.

BACA JUGA:
Tak Cukup Tampung Jamaah, Shalat Jumat di Masjid Cambridge Dilakukan Dua Sesi
Satu Jam Galang Dana Korban Teror London, Muslim Inggris Kumpulkan Rp 50 Juta 

Untuk kampanye pembangunan tempat ibadah ini, ia dan rombongannya juga pernah datang ke berbagai negara seperti Malaysia dan Indonesia. Ibrahim mengaku pemerintah Malaysia sudah memberikan bantuan donasi sekitar 1 juta dolar AS. Namun jumlah ini masih kurang, mengingat ia dan yayasannya dananya belum sampai 2 juta Euro.

Sementara bentuk pemerintah Sevilla diakuinya sekuler. Jadi jika ingin memiliki tempat ibadah, pemerintah setempat tak akan campur tangan karena itu urusan agama, bukan dunia. Karena itu ia kembali mengunjungi Indonesia untuk menghimpun donasi ini.
“Kami datang untuk perkembangan bantuan. Kami akan terus bergerak sampai masjidnya dibangun,” ujarnya.

Sedangkan, Malik A Rahman Ruiz presiden Yayasan Masjid Seville, mengatakan rencananya masjid akan dibangun kompleks area yang strategis, bukan di permukiman. Rencananya komplek masjid, pusat kebudayaan Islam, dan wakaf ini dibangun di tanah seluas 4 ribu meter persegi. []

SatuMedia


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *