Unik, Informatif , Inspiratif

Muslimah Dipaksa Menikah, Apa Pandangan Islam?

0

Di zaman ini, pernikahan secara dipaksa mungkin jarang terjadi. Namun hal ini bukannya tidak ada. Ada beberapa kasus pernikahan di mana pengantin wanitanya dipaksa untuk menuruti kemauan orang tuanya. Bagaimana pandangan Islam terkait hal ini?

Tidak dibolehkan bagi wali, baik bapak maupun lainnya menikahkan orang yang di bawah kekuasaannya tanpa kerelaan darinya. Berdasarkan sabda Nabi sallallahu’alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma:

الأَيْمُ أَحَقُّ بِنَفْسِهَا مِنْ وَلِيِّهَا ، وَالْبِكْرُ تُسْتَأْذَنُ فِي نَفْسِهَا وَإِذْنُهَا صَمَاتُهَا

Related Posts
1

Cara Hemat Anggaran Pernikahan

“Janda lebih berhak bagi dirinya daripada walinya. Gadis harus dimintakan izin padanya. Dan izin (perstujuannya) adalah diamnya.” (HR. Muslim, no. 1421)

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu bawah Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

لا تُنْكَحُ الأَيْمُ حَتىَّ تُسْتَأْمَرُ ، وَلاَ تُنْكَحُ الْبِكْرُ حَتىَّ تُسْتَأْذَنُ . قَالُوا : يَا رَسُولَ اللهِ وَكَيْفَ إِذْنُهَا ؟ قَالَ : أَنْ تَسْكُتَ (رواه البخاري، رقم 4843 ومسلم، رقم 1419)

“Janda tidak dinikahkan sebelum diminta perintahnya. Dan gadis tidak dinikahkan sebelum diminta izinnya. Mereka bertanya, bagaimana izinnya wahai Rasulullah? Beliau bersabda: Jika dia diam. ” (HR. Bukhori, no. 4843 dan Muslim, no. 1419). []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline