Muslimah Wajib Baca! Inilah Adab Menutup Aurat dalam Islam

Agama Islam begitu memuliakan seorang perempuan, banyak ayat yang menjelaskan tentang kemuliaan dan posisi perempuan dalam Islam. Salah satunya, cara Islam melidungi kaum perempuan yaitu bagaimana seharusnya ia berpenampilan.

Islam mengharuskan kaum perempuan senantiasa menjaga bagian tubuhnya yang semestinya harus dilindungi. Karena kemuliaan seorang perempuan terlihat bagaimana ia menjaga aurat dan kehormatannya.

Dalam hal berpenampilan tersebut, terdapat beberapa adab syar’i yang harus diperhatikan untuk menutup aurat bagi seorang muslimah khususnya, yaitu:

1. Kenakanlah hijab yang syar’i (QS. Al-Ahzab: 59).

2. Berhiaslah dengan rasa malu.

3. Hindari memakai wangi-wangian yang menarik perhatian dan menimbulkan syahwat laki-laki bukan mahram.
“Wanita jika memakai parfum kemudian melewati majelis laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong untuk melihat kepadanya. Setiap mata yang melihat kepadanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi ia adalah penyebab zina mata.”

4. Ketika berjalan, janganlah menggesek-gesekkan sandal/ sepatumu dengan sengaja dan jangan pula menghentak-hentakkan kakimu agar terdengar suara gelang kaki yang dikenakan. .
“Dan janganlah mereka (para wanita) menghentakkan kakinya ketika berjalan agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.” (QS. An-Nuur: 31).

5. Jangan pula engkau berlenggak-lenggok ketika berjalan sehingga mengundang pandangan lelaki.

6. Jika berbicara pada lelaki yang bukan mahram, berbicaralah dengan wajar tanpa mendayu-dayu dan melembut-lembutkan suara.
“Maka, janganlah kamu tunduk (melemah-lembutkan suara) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al-Ahzab: 32).

7. Jika sudah menikah, minta izinlah kepada suami ketika hendak keluar rumah, meskipun hendak keluar untuk shalat di masjid.
“Apabila istri salah seorang dari kalian minta izin ke masjid maka janganlah ia melarangnya.” (HR. Bukhari).

8. Bila jarak perjalanan yang ditempuh adalah jarak safar maka harus didampingi mahrammu.
“Tidak boleh seorang wanita safar kecuali bersama mahramnya.” (HR. Muslim).

9. Hindari berdesak-desak dengan lelaki.

10. Tundukkanlah pandangan matamu. “Dan katakanlah kepada para perempuan beriman agar mereka menjaga pandangannya.” (QS. An-Nuur: 31). []

Sumber: @shalihah_beauty


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Terlanjur Haid, Shalat Belum Dikerjakan, Apakah Harus Mengganti?

Sebaliknya dalam mazhab Asy-Syafi'iyah, kewajiban shalatnya tidak gugur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *