Unik, Informatif , Inspiratif

Naik Lift, Begini Etikanya

0 35

Etika adalah salah satu hal yang sangat perlu kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini untuk menjaga hubungan kita dengan orang-orang, sekalipun orang-orang ini tidak kita kenal.

Salah satu etika yang mungkin sering kita lupakan adalah etika ketika menaiki lift. Setidaknya 7 hal yang perlu kita ingat berkaitan dengan etika saat menaiki lift.

BACA JUGA: Takut Naik Lift

1. Jarak Lantai yang Ditempuh

Gunakanlah lift hanya saat hendak menaiki atau menuruni dua lantai atau lebih. Jika Anda hanya perlu untuk menaiki atau menuruni satu lantai, usahakan untuk menggunakan tangga. Apalagi, jika Anda tidak sedang terburu-buru. Hal ini dilakukan untuk memprioritaskan orang lain.

2. Tidak Menelefon dengan Suara Keras

Jika Anda menerima telefon saat berada dalam lift, tundalah pembicaraan Anda sampai Anda keluar di lantai yang dituju. Jika pembicaraan Anda sangat penting dan tidak memungkinkan untuk menutupnya, usahakan untuk menjaga volume bicara Anda agar tidak terlalu keras dan mengganggu kenyamanan orang lain di dalam lift.

3. Hindari Mengobrol dan Touch Up dalam Lift

Seperti halnya dengan menelefon, mengobrol juga bisa mengganggu kenyaman orang lain dalam lift. Untuk itu sebaiknya Anda megurangi obrolan yang tidak penting dalam lift, apalagi jiga hanya menggosip tidak penting.

Dan yang tidak kalah penting, jangan gunakan lift sebagai tempat untuk merapikan riasan Anda. Anda bisa melakukan kegiatan ini di toilet.

BACA JUGA: Kelebihan Muatan, Lift di Blok M Square Ambruk

4. Bersikap Ramah pada Pengguna Lift Lain

Walaupun mengobrol dalam lift itu tidak diindahkan, tapi bukan berarti Anda harus diam tanpa suara selama berada dalam lift.

Sapalah orang-orang yang berpapasan dengan Anda dalam lift, paling tidak dengan senyuman dan ucapan ringan seperti selamat pagi atau selamat siang.

5. Hindari Melihat Sekeliling dengan Berlebihan

Melihat-lihat ke seisi lift tentu saja akan membuat orang-orang di dalamnya merasa tidak nyaman dengan tatapan Anda.

6. Utamakan Pengguna Lift Berkebutuhan Khusus

Jika Anda mengantre bersama orang-orang dengan kondisi khusus seperti berjalan dengan bantuan tongkat, orang berkursi roda atau kondisi lainnya, maka bantulah orang-orang ini untuk menaiki dan menuruni lift. Jika antrean terlalu penuh, maka dahulukan mereka untuk menggunakan lift.

BACA JUGA: RSPP: Blok M Square tanggung Biaya Perawatan Korban Lift Jatuh

7. Turun dari Lift dengan Rapi

Jika Anda berdiri di barisan depan, maka turunlah lebih dahulu, ketimbang hanya bergeser, dan jika Anda berada di belakang, jangan sampai menyerobot untuk turun lebih dahulu.

Jika Anda hendak turun dan orang di depan Anda tidak turun di lantai yang sama, jangan lupa untuk mengucapkan permisi. []

REDAKTUR: MILA MUNAWWAROH | SUMBER: WOLIPOP

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline