akibat berburuk sangka
Foto: Pinterest

Ngeri, Inilah Neraka dan Tingkatannya

Tak hanya terdiri atas satu tingkat, neraka juga ternyata memiliki beberapa tingkatan. Neraka memiliki tingkatan panas dan siksa yang berbeda-beda untuk para penduduknya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّ الْمُنَافِقِيْنَ فِى الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ

“Sesungguhnya, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka.” (QS. An-Nisâ`: 145)

Orang Arab menggunakan kata الدرك untuk menyebut segala sesuatu yang menurun sebagaimana mereka menggunakan kata الدرج untuk menyebut segala sesuatu yang naik.

BACA JUGA: Di Manakah Letak Neraka?

Karena itu, untuk surga digunakan kata درجات (tingkatan ke atas) dan untuk neraka digunakan kata دركات (tingkatan menurun).

Neraka itu semakin ke bawah semakin tinggi panasnya dan semakin besar kobaran apinya. (Tadzkirah al-Qurthubi, hlm. 382 dan at-Takhwif min an-Nar, Ibnu Rajab, hlm. 50)

Orang-orang munafik itu mendapat jatah siksa yang paling sempurna.

Karena itu, mereka berada di tingkatan neraka yang paling bawah.

Neraka kadang juga disebut dengan درجات.

Dalam surah al-An’âm, Allah menyebut surga dan neraka kemudian berfirman,

وَلِكُلٍّ دَرَجَاتٌ مَّمَّا عَمِلُوْا

“Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya.” (QS. Al-An’âm: 132)

Dia berfirman,

أَفَمَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَ اللهِ كَمَنْ بَاءَ بِسَخَطٍ مِّنَ اللهِ وَمَأْوَاهُ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ. هُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ اللهِ

“Apakah orang yang mengikuti keridhaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah Jahannam? Dan Itulah seburuk-buruk tempat kembali. (Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah.” (QS. Âli-‘Imrân: 162–163)

Abdurrahman ibn Zaid ibn Aslam mengatakan, “Tingkatan surga itu ke arah atas, sedangkan tingkatan neraka itu ke arah bawah.” (At-Takhwif min an-Nar, Ibnu Rajab, hlm. 5)

Dikutip dari seorang ulama salaf bahwa orang-orang beriman yang maksiat dan masuk neraka akan berada di tingkat yang paling atas.

Sementara itu, yang menempati tingkat kedua adalah orang-orang Yahudi, tingkat ketiga ditempati orang-orang Nasrani, tingkat keempat ditempati oleh orang-orang shabi`un, tingkat kelima ditempati oleh orang-orang Majusi, tingkat keenam ditempati kaum musyrikin Arab, dan tingkat ketujuh ditempati oleh orang-orang munafik. [1]

Dalam beberapa kitab, disebutkan nama-nama dari tingkatan neraka tersebut: yang pertama, Neraka Jahannam; kedua, Neraka Lazha; ketiga, Neraka al-Huthamah; keempat, Neraka as-Sa’ir; kelima, Neraka Saqar; keenam, Neraka Jahim; dan ketujuh, Neraka Hawiyah.

Pada dasarnya, tidak ada riwayat sahih tentang pembagian manusia dalam neraka sesuai dengan pembagian nereka di atas.

Demikian juga tidak ada riwayat sahih yang menamakan tingkatan-tingkatan neraka sebagaimana yang mereka sebut.

Adapun yang benar adalah setiap nama yang mereka sebut: Jahannam, Lazha, Huthamah, dan seterusnya adalah nama seluruh neraka, bukan nama bagian dari neraka secara khusus.

BACA JUGA: Inikah Luasnya Neraka dan Kedalaman Dasarnya?

Akan tetapi, ada riwayat sahih bahwa manusia itu berbeda-beda sesuai dengan kadar kekufuran dan dosa mereka.

Wallahu a’lam bishawab. []

 

[3] Apabila pembagian di atas adalah ijtihad sejalan dengan pemahaman kita terhadap nash-nash yang menunjukkan beratnya dosa berbagai kelompok yang berbeda-beda, urutan yang mereka sebut di atas perlu ditinjau kembali. Kaum Majusi adalah para penyembah api yang tidak lebih ringan dosanya dibandingkan dengan kaum musyrikin Arab. Jadi, yang lebih tepat adalah agar kita diam terhadap sesuatu yang tidak dibicarakan oleh nash.

 

 

Sumber: Surga dan Neraka/Karya Umar Sulaiman al-Asyqar

 

 


Artikel Terkait :

About matiar

Check Also

setan

Kulit Membiru karena Dicubit Setan, Benarkah?

Hal ini disebabkan karna penggumpalan darah akibat pecahnya dinding pembuluh darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *