Bocah Terjebak di Teralis Pintu

Niat Ingin Kabur dari Rumah, Bocah Ini Malah Tersangkut di Teralis Pintu

INSPIRADATA. Anda pasti memiliki buah hati, adik atau keponakan yang nakalnya minta ampun. Sampai-sampai ingin main saja kabur dari rumah, karena orangtua yang sangat disiplin. Inilah yang terjadi pada seorang anak bernama Muhamad Haimin Hadol Fadli.

Niatnya kabur dari rumah berujung kejadian yang cukup menyakitkan bagi dirinya. Dikutip dari worldofbuzz, kejadian itu terjadi pada Sabtu (5/6) di suatu perumahan Projek Perumahan Rakyat (PPR) Kampung Baru Hicom, wilayah Malaysia sekitar pukul 11.00 pagi.

Saat itu orangtua sang anak sedang pergi bekerja dan mengunci pintu rumahnya agar sang anak tidak berkeliaran keluar rumah. Namun, cara tersebut tidak mematahkan semangat sang anak untuk memberontak. Bocah berusia 9 tahun itu kemudian memaksa untuk keluar rumah dengan melewati teralis pintu.

Tak disangka, tekadnya untuk main keluar rumah malah tersangkut di teralis pintu selama 40 menit. Tetangganya yang menyadari hal itu, segera memberi tahu orangtua sang anak.

Tak lama setelah itu, datanglah sekitar tujuh orang pemadam kebaran untuk melepaskan sang anak. Setiba disana mereka menemuka anak itu terjebak di bagian bawah teralis pintu.

Rupanya, bocah tersebut adalah anak tunggal yang sengaja dikunci oleh orangtuanya di dalam rumah agar tidak kemana-mana seorang diri.

Untungnya, petugas pemadam kebakaran dapat menyelamatkan anak itu dengan memotong besi teralis memakai pemotong hidrolik.

“Seluruh prosesnya memakan waktu lima menit,” kata ketua tim penyelamatan Shah Alam Azmel Kamarudin. Syukurlah bocah itu selamat dan tak menderita luka-luka. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *