Nyeri dan Sakit, Secara Ilmiah Bisakah Diobati dengan Cinta?

0 23

cinta-obat -  - Nyeri dan Sakit, Secara Ilmiah Bisakah Diobati dengan Cinta? -INSPIRADATA. sebuah studi terbaru menemukan bahwa perasaan cinta yang menghasilkan hormon cinta memiliki manfaat yang sama dengan pereda nyeri dari obat-obatan terlarang. Dilansir dari sheknows.com, Selasa (29/11/2016), inilah yang menjadi alas an mengapa berciuman dengan pasangan yang sah itu dianjurkan.

Beberapa hormon yang dihasilkan tubuh ketika jatuh cinta yaitu dopamin, endorfin, dan oksitosin. Dopamin dapat meningkat dengan meningkatnya rasa cinta yang Anda miliki. Dopamin akan berkurang selama Anda menjalani hubungan jangka panjang. Karena itulah mengapa indahnya perasaan cinta itu seakan memudar seiring waktu. sehingga perasaan cinta perlu terus dipupuk dan dipelihara.

Endorfin hampir sama seperti dofamin. Sedangkan Oksitosin berbeda. Hormon di dalam tubuh ini menghasilkan perasaan percaya, empati, dan kedekatan dengan pasangan saat jatuh cinta. Oksitosin juga yang menyebabkan Anda memiliki gairah seksual yang tinggi atau rendah.

Oksitosin yang dihasilkan ketika Anda sedang merasa jatuh cinta memainkan peran penting dalam modulasi nyeri. Hal ini ditunjukkan dengan penekanan alami pada bagian nyeri langsung dari tubuh yang diperintah oleh otak ketika menerima rangsangan sakit yang alami. Inilah yang kemudian membuat seseorang dapat menahan rasa sakit.[]

(Visited 46 times, 1 visits today)
loading...
loading...

You might also like More from author

Comments

Loading...