Foto: Pixabay

Obat PCC yang Viral di Medsos Mengandung Karisoprodol, Ini 10 Faktanya

Kasus penyalahgunaan obat PCC di Kendari yang menelan banyak korban dan viral di media sosial, sedang diselidiki. Hasil investigasi BPOM menunjukkan bahwa sampel obat positif mengandung zat aktif karisoprodol.

1. Berawal dari kabar yang viral di media sosial, terungkap bahwa anak-anak di Kendari Sulawesi Tenggara jadi korban penyalahgunaan obat PCC. Satu orang meninggal dunia dan 42 lainnya harus dirawat di rumah sakit.

2. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam rilis terbarunya menyebut bahwa obat PCC yang disalahgunakan di Kendari positif mengandung zat aktif karisoprodol.

3. Karisoprodol menurut BPOM termasuk jenis obat keras yang dulu memang dipakai sebagai penenang singkat.

4. Didalam tubuh, karisoprodol akan diolah menjadi metabolit yang efeknya dapat menenangkan otot-otot kejang. Oleh karena itu karisoprodol bermanfaat juga meredakan nyeri.

5. Efek lain dari karisoprodol adalah ia bisa menimbulkan perasaan senang atau euforia yang sesaat.

6. Karena efeknya cukup rawan disalahgunakan, BPOM telah mencabut izin edar karisoprodol sejak tahun 2013 lalu.

7. Biasanya karisoprodol disalahgunakan untuk menambah rasa percaya diri, menambah stamina, bahkan dipakai pekerja seks komersial sebagai ‘obat kuat’.

8. Sama seperti jenis obat berbahaya lainnya, karisoprodol punya potensi untuk menimbulkan ketergantungan. Karena untuk mendapatkan efek yang sama maka seseorang perlu terus menambah dosisnya.

9. Dan karena dosis terus bertambah, tingkat toksisitas karisoprodol pun untuk tubuh juga akan meningkat menimbulkan berbagai efek. Akhirnya seseorang bisa mengalami overdosis dan meninggal dunia.

10. Menurut keterangan Kementerian Kesehatan sisa pasien yang dirawat menunjukkan gejala gangguan kepribadian, gangguan disorientasi, dan delirium. []

Sumber: Detik


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *