Unik, Informatif , Inspiratif

Oh, Ternyata Ini Hukum Perceraian yang Sesungguhnya dalam Islam

0

Perceraian adalah berakhirnya suatu pernikahan. Saat kedua pasangan tak ingin melanjutkan kehidupan pernikahannya, mereka bisa memintapemerintah untuk dipisahkan.

Selama perceraian, pasangan tersebut harus memutuskan bagaimana membagi harta mereka yang diperoleh selama pernikahan seperti rumah, mobil, perabotan atau kontrak), dan bagaimana mereka menerima biaya dan kewajiban merawat anak-anakmereka.

Banyak negara yang memiliki hukum dan aturan tentang perceraian, dan pasangan itu dapat menyelesaikannya ke pengadilan.

Berikut adalah jenis perceraian menurut hukumnya yang dikutip dari Alkhoirot.net:

Hukum cerai/talak

Hukum talak/perceraian itu beragam: bisa wajib, sunnah, makruh, haram, mubah.

Rinciannya sebagai berikut:

Talak itu wajib apabila:

a) Jika suami isteri tidak dapat didamaikan lagi
b) Dua orang wakil daripada pihak suami dan isteri gagal membuat kata sepakat untuk perdamaian rumahtangga mereka
c) Apabila pihak pengadilan berpendapat bahawa talak adalah lebih baik

Perceraian itu haram apabila:

a) Menceraikan isteri ketika sedang haid atau nifas
b) Ketika keadaan suci yang telah disetubuhi
c) Ketika suami sedang sakit yang bertujuan menghalang isterinya daripada menuntut harta pusakanya
d) Menceraikan isterinya dengan talak tiga sekaligus atau talak satu tetapi disebut berulang kali sehingga cukup tiga kali atau lebih

Perceraian itu hukumnya sunnah apabila:

a) Suami tidak mampu menanggung nafkah isterinya
b) Isterinya tidak menjaga martabat dirinya

Cerai hukumnya makruh apabila:

Suami menjatuhkan talak kepada isterinya yang baik, berakhlak mulia dan mempunyai pengetahuan agama

Cerai hukumnya mubah apabila

Suami lemah keinginan nafsunya atau isterinya belum datang haid atau telah putus haidnya. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline