keunggulan otak kanan
Foto: PBS

Otak Belum “Mati” saat Jantung Berhenti Berdetak

Cardiac arrest atau henti jantung adalah kondisi medis serius ketika jantung berhenti berdetak mendadak. Salah satu sebabnya karena jantung sudah tak lagi berfungsi.

Otak biasanya menjadi organ tubuh yang “mati” paling terakhir ketika seseorang dikatakan tak bernyawa.

Berapa lama otak akan benar-benar mati?

Seperti dilansir Very Well Health, secara medis, Anda umumnya akan kehilangan kesadaran dalam 20 detik setelah darah berhenti mengalir di dalam tubuh.

BACA JUGA: Jaga Kesehatan Otak dengan Makanan Ini

Perlu digarisbawahi bahwa “tidak sadarkan diri” di sini bukan berarti otak Anda ikut berhenti berfungsi. Otak Anda masih tetap berfungsi meski Anda tidak sadarkan diri, tapi hanya tidak cukup mampu untuk membuat tubuh tetap terjaga.

Anda bahkan diperkirakan masih mungkin bertahan dalam kondisi setengah sadar meskipun fungsi paru dan jantung telah berhenti.

Lewat dari 20 detik, korteks serebral (bagian otak yang berfungsi sebagai tempat berpikir logis) akan mulai melemah secara berangsur-angsur. Selanjutnya, pasokan sisa oksigen yang menuju otak baru akan mulai habis dalam dua menit kemudian.

BACA JUGA: Wajarkah Otak Manusia yang Selalu “Termakan” Hoax?

Kurang lebih sekitar 3-4 menit setelah jantung berhenti, otak tidak lagi mendapat suplai darah sama sekali sehingga mengakibatkan kerusakan sel-sel serta kematian organ. Ini penyebabnya mengapa kebanyakan kasus henti jantung sering kali berujung pada kematian. []

SUMBER: HELLOSEHAT


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Bahaya Menelepon Saat Hujan, Wajib Tahu

Jadi berhati-hatilah menelepon di saat hujan apalagi disertai dengan petir. Bisa-bisa Anda kehilangan nyawa karena hal sepele tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *