Unik, Informatif , Inspiratif

OXFAM Inginkan Pemerintah Adil pada Orang Miskin

0

Menurut organisasi anti kemiskinan OXFAM, kesenjangan pembagian kekayaan di dunia kini sudah tidak terkendali dan berdampak pada manusia.

Harta kekayaan 26 orang terkaya di dunia setara dengan harta 50 persen orang miskin di dunia. Oxfam juga mengatakan, sejak krisi keuangan satu dekade lalu jumlah miliarder dolar terus bertambah hampir dua kali lipat.

BACA JUGA: Zainab binti Khuzaimah, Sang Ibunda Orang-orang Miskin

“Sementara perusahaan dan orang super kaya menikmati tagihan pajak yang rendah, jutaan anak perempuan ditolak mendapatkan pendidikan yang layak, dan perempuan menghadapi kematian karena kurangnya perawatan kehamilan,” kata Winnie Byanyima.

Oxfam mengatakan, dalam menghadapi kesenjangan pembaggian kekayaan ini, harus dibuat sistem pajak yang adil. Pemerintah pun disarankan untuk meninjau kembali pajak atas kekayaan seperei pajak yang saat ini di negara maju makin dikurangi bahkan dihilangkan yaitu mengenai warisa natau properti. Dan di negara berkembang itu tidak diterapkan.

“Pemerintah sekarang harus melakukan perubahan nyata dengan memastikan agar perusahaan dan individu kaya membayar pajak yang adil, dan menginvestasikan uang ini dalam pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis yang memenuhi kebutuhan semua orang – termasuk perempuan dewasa dan anak-anak yang kebutuhannya sering diabaikan,” kata Direktur Eksekutif OXFAM Winnie Byanyima.

Pada tahun lalu, 3,8 miliar orang miskin alami penurunan kekayaan hinga 13 persen. Hal ini meyulut kemarahan publik.

BACA JUGA: Aset 8 Orang Superkaya Ini Setara dengan Separuh Masyarakat Miskin Dunia

Menurutu laporan Oxfam, menyebutkan bahwa antara 1980 dan 2016 masyarakat miskin hanya dapat bagian 12 sen dolar dari setiap dolar pertumbuhan ekonomi global. Sedangkan warga kaya menikmati 27 sen dolar.

“Solusi ada di sana, dan itulah sebabnya kami datang ke Davos, untuk mengingatkan para pemimpin di sini, bahwa Anda telah membuat komitmen; sekarang lanjutkan itu dengan tindakan,” katanya. Winnie Byanyima menegaskan, cara mengatasi kesenjangan itu ada, dan solusinya sudah terbukti.[]

SUMBER: DW.COM


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline