Presiden Palestina Mahmoud Abbas (foto: Al Jazeera)

Palestina Akhirnya Hentikan Hubungan dengan AS

Bukan hanya gertakan, Palestina akhirnya melaksanakan pemutusan jaringan dan komunikasi dengan Amerika Serikat.

Hal tersebut dilakukan menyusul penutupan kantor perwakilan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington DC, AS.

Keputusan untuk menutup semua keran komunikasi ini disampaikan Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Malki, Selasa (21/11/17). Menurut al Malki, Palestina menganggap AS tidak punya niat baik untuk menjaga kondisi Timur Tengah tetap kondusif.

“Keputusan mereka untuk menutup kantor perwakilan PLO di Washington adalah bentuk penghentian komunikasi dan kami membenarkan,” kata Al Malki kepada media.

Juru bicara PLO, sebelumnya menegaskan bahwa Presiden Palestina Mahmud Abbas telah memerintahkan untuk “menghentikan semua bantuk komunikasi dengan Amerika sebagai balasan atas penutupan kantor perwakilan PLO.”

Akhir pekan lalu, Departemen Luar Negeri Amerika menolak memperpanjang izin operasi kantor PLO di Washington.

Kantor yang menjadi representasi warga Palestina di Amerika itu sudah beroperasi sejak tahun 1980-an. Setiap enam bulan sekali, pemerintah AS memperbarui izin operasi kantor tersebut lewat rekomendasi Presiden AS.

Ketegangan baru antara AS dan Palestina ini berawal dari protes AS atas pernyataan Presiden Palestina yang menyebut Irael selayaknya diseret ke Mahkamah Pidana Internasional.

Namun pernyataan Abbas dimaknai berbeda, AS kemudian menyebut pernyataan Abbas tersebut sebagai pemicu ketegangan, disusul dengan ancaman penutupan kantor PLO. []

Halallifestyle


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *