politik negara
Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Panglima TNI: Politik Saya, Politik Bernegara

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan, dirinya pasti berpolitik dalam setiap menjalankan tugasnya. Namun, politik yang dimaksud Gatot adalah politik bernegara, bukan yang lain.

“Panglima TNI pasti berpolitik. Politiknya adalah politik bernegara, bukan politik praktis,” ungkap Gatot saat ditemui usai Upacara Tabur Bunga di atas KRI dr Soeharso di Perairan Selat Sunda, Selasa (03/10/2017), lansir Okezone.

Ketika disinggung setelah menjadi Panglima apakah berniat berpolitik praktis, Gatot menyatakan bahwa dirinya masih akan fokus terhadap tugas kemiliterannya jelang pensiun pada enam bulan mendatang.

“Saya tidak berpikir setelah jadi panglima mau jadi apa atau apapun juga. Tapi sekarang sebagai panglima, saya akan melaksanakan tugas sebagai bagian dari konstitusi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dirinya juga sedang fokus menyiapkan kader penerus sebagai bagian dari estafet kepemimpinan.

“Tugas saya secara administrasi tinggal 6 bulan lagi. Maka kewajiban saya menyiapkan ‘adik-adik’ saya sebagai kader penerus untuk solid baik antar TNI, antar matra dan solid dengan masyarakat. Jadi, TNI selalu dalam posisi netral dalam politik praktis,” beber mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *