Unik, Informatif , Inspiratif

Parlemen Turki Setujui Pengajuan UU Badan Akreditasi Halal

0

Parlemen Turki telah menyetujui undang-undang penetapan badan akreditasi. Hal tersebut disepakati setelah adanya pengajuan ke Dewan Menteri beberapa waktu lalu.

Lembaga Otoritas Akreditasi Halal (HAK) secara hukum akan memiliki kewenangan tunggal untuk melakukan sertifikasi dan mengakreditasi produk halal barang yang dibuat sesuai dengan standar Muslim di Turki. Ini juga akan bisa membangun Badan Halal di luar negeri.

“Badan ini juga akan mengakreditasi institusi Turki dan asing yang memberikan sertifikat kepatuhan halal,” kata dewan, lansir Anadolu Agency, Jumat (03/11/2017).

Selanjutnya, lembaga dengan staf 50 orang ini akan berada di bawah Kementerian Ekonomi dan mewakili Turki di kancah internasional. Kemudian mendapatkan keanggotaan dalam sertifikasi akreditasi regional dan internasional.

Lembaga akreditasi halal memberlakukan standar halal menurut Islam di negara dan wilayah mereka. Mereka juga bertujuan untuk melindungi pertumbuhan jumlah konsumen halal dan memfasilitasi perdagangan internasional. Perdagangan global produk halal dan layanan bernilai sekitar USD 3,9 triliun.

Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Anatolia (ASKON) Hasan Ali Cesur, pasar makanan halal di Turki sekarang bernilai USD 6 miliar dolar per tahun, dan ini bisa meningkat menjadi USD 15-20 miliar dalam satu dekade.

Sebelumnya, Menteri Perekonomian Turki, Nihat Zeybekci mengatakan sangat penting untuk memperhatikan standar, audit dan kualitas dalam hal perdagangan produk-produk halal internasional. Menurutnya, sertifikasi halal produk yang diminta oleh 1,8 miliar umat Islam di dunia belum selesai dalam skala global.

Ia menuturkan berbagai praktik dan persyaratan di negara-negara Islam yang berbeda dalam hal ini, menghambat pengembangan perdagangan produk halal. Turki sejak 2010 mengambil langkah penting dalam kerangka Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengenai sertifikasi halal. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.