Unik, Informatif , Inspiratif

Pasien Terjangkit Virus Corona di Indonesia, Bagaimana Perkembangannya?

0

 

Apa itu virus corona dan dari manakah sumbernya? Menurut penelitian, virus corona merupakan virus yang kerap menginfeksi hewan. Namun, virus itu lambat laun dapat berevolusi dan menyebar ke manusia.

Virus corona juga di sebut mirip dengan SARS yang mewabah di seluruh dunia pada 2002-2003. Virus corona sendiri pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Diduga virus ini berasal dari kebiasaan mengkonsumsi hewan liar. Hasil penelitian terakhir, diungkapkan kebiasaan memakan sup kelelawar adalah penyebab virus tersebut.

Beberapa daerah di Indonesia diramaikan dengan laporan adanya pasien yang diduga terpapar virus corona atau virus Wuhan. Bahkan para pasien itu dirawat secara khusus di ruang isolasi disetiap rumah sakit.

Sejumlah pasien yang diduga terjangkit virus corona itu tersebar di Manado, Jambi, Sorong hingga Jakarta. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, beberapa pasien telah dinyatakan negatif dari virus corona.

Berikut sejumlah pasien di beberapa wilayah Indonesia yang diduga terpapar virus corona:

1. Penerjemah Lion Air di Manado

Seorang penerjemah di pesawat Lion Air penerbangan luar negri ke Bandar Udara Sam Ratulangi, diduga suspect virus corona. Penerjemah berusia 23 tahun berinisial G itu langsung dibawa ke rumah sakit Prof Kandou, Kota Manado, Sabtu (25/1), untuk menjalani lebih lanjut.

Pasien suspect virus corona itu mengeluhkan kondisi tubuhnya yang merasa panas dan disertai demam serta influenza, saat kembali dari Guangzhou, China, sekitar enam hari yang lalu dengan penerbangan internasional nomor JT-2740 tujuan Manado, Sulawesi Utara.

Kepala Bidang dan pengendalian penyakit Dinas Kesehata Provinsi Sulawesi Utara, Steaven Dandel, menuturkan, suhu tubuh perempuan tersebut juga tidak sampai 38 derajat selsius. Meski begitu, kru Lion Air itu tetap diisolasi sejak Sabtu (25/1) pukul 14:30 WITA.

2. Pasien di Jambi

Sementara di Jambi, Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi, sejak Sabtu (25/1) malam mengisolasi seorang pasien yang diduga terinfeksi virus corona.
Pelaksana Tugas (plt) Direktur Rumah Sakit RSUD Raden Mattaher Jambi, dr. Samsir Halim mengatakan, pasien itu merupakan rujukan dari salah satu rumah sakit swasta terbesar di Jambi.

“Pasien dirujuk ke sini karena mengalami gejala flu dan demam setelah pulang dari China,” kata Samsir.

Pasien itu akan tetap dalam ruang perawatan isolasi dan ditangani dan ditangani petugas medis menggunakan alat perlindungan diri lengkap, hingga diketahui secara jelas terkait penyakit yang dideritanya.

3. Pasien di Sorong

Seorang pria berinisial YP (39) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Yunnan, China, dirawat intensif di ruang isolasi RS Sele Be Solu Kota Sorong, Papua Barat, sejak Sabtu (25/1). WNA yang sedang berwisata di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat diduga mengidap virus corona.

Direktur RS Sele Be Solu, dr Mavkren J Kambuaya, mengatakan mereka menerima YP dari karena rujukan dari Rumah Sakit Pertamina Sorong.

Mavkren memastikan penanganan yang dilakukan oleh tim dokter di RS Sele Be Solu sudah maksimal dan sesuai dengan SOP.

4. Pasien di RSPI SuliantiSaroso Dinyatakan Negatif Virus Corona

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso Jakarta memastikan satu pasiennya tidak terjangkit atau negatif virus corona (nCov). Sebelumnya, pasien itu sempat di-suspect karena memiliki riwayat perjalanan dari China dan mengalami demam hingga sesak napas.

“Pasien dipastikan negatif virus corona. Pasien saat ini hanya flu dan batuk,” ujar Humas RSPI Sulianti Saroso, Wiwiek, saat dihubungi.

Wiwiek tak merinci detail penyakit pasien. Namun, ia menegaskan pasien tak terjangkit virus mematikan dari Wuhan, China, itu.

Pasien sempat di-suspect pada Jumat (25/1) lalu. RSPI membutuhkan waktu selama dua hingga tingga hari untuk menunggu hasil laboratorium.

5. Menkes Terawan Pastikan Tak Ada WNI yang Suspect Virus Corona

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan hingga saat ini tidak ada WNI yang suspect virus corona. Hingga Minggu (26/1), ia belum menerima laporan WNI suspect virus corona.

“Tidak ada yang disuspect (virus corona), ayo hidup sehat, jaga kesehatannya tidak akan ketularan,” kata Terawan.

Sebelumnya beberapa rumah sakit di Jakarta, Bali, Manado, Jambi, dan Padang mengumumkan adanya pasien yang diduga suspect virus corona.

Mantan Kepala RSPAD ini meminta masyarakat tak perlu panik dengan virus corona yang mulai menyebar ke beberapa negara. Meski begitu Terawan meminta agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan pola makan agar tidak terjangkit virus corona.

Nah teman-teman tetaplah jaga kebersihan rumah dan diri sendiri, jika melakukan aktifitas di luar rumah usahakan memakai Masker. []

Sumber: Kumparan | MSN Indonesia |


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.