Pendarahan di Mata karena Main HP Berlebihan, Mitos atau Fakta?

0

Mata terluka, suatu hal yang ditimbulkan dari penggunaan smartphone berlebihan. Perkara tersebut masih disinyalir sebagai motos. Benarkah? Atau memang fakta?

Kejadian tersebut kerap menggemparkan setelah banyak informasi beredar. Terlebih, seorang ibu yang menyaksikan anaknya melakukan hal itu.

Subkonjungtiva, begitulah dunia medis mengenal pendarahan di mata itu.

BACA JUGA: Bolehkah Perokok Donor Darah?

erdarahan subkonjungtiva ini adalah perdarahan yang terjadi di antara lapisan bening mata (konjungtiva) dan lapisan putih mata (sklera). Jadi, sebenarnya perdarahan yang terjadi juga tidak sampai keluar mata seperti menangis darah.

Perdarahan ini, pada umumnya tidak menimbulkan gejala berarti.

Selain itu, perdarahan ini juga terjadi di luar jaringan mata sehingga tidak mengenai daerah yang mengandung saraf penglihatan.

Tajam penglihatan pun tidak akan terganggu dan ppenderita tidak akan menyadari adanya genangan darah pada jarak pandang.

Smartphone bukan penyebab utama

Perdarahan subkonjungtiva dapat disebabkan oleh banyak hal. Akan tetapi bermain smartphone bukan menjadi penyebab utama. Beberapa penyebab yang paling mungkin antara lain:

Batuk dan bersin yang terlalu kuat sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah termasuk pembuluh darah mata.

Batuk dan bersin

Mengucek mata secara berlebihan. Timbulnya gesekan antara lapisan bening mata dengan lapisan putih mata dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi pecah.

Benturan atau pukulan langsung pada daerah mata.

Tekanan darah tinggi. Salah satu komplikasi dari hipertensi yang tidak dikendalikan adalah perdarahan subkonjungtiva. Namun, hal ini termasuk yang jarang terjadi.

Gangguan pembekuan darah

Jika kita terluka dan kekurangan zat-zat di dalam darah yang akan membantu untuk darah membeku membuat perdarahan menjadi sulit teratasi.

BACA JUGA: Mata Panda dan Cara Menghilangkannya

Meski terlihat cukup menyeramkan, tetapi sebenarnya kita tidak perlu khawatir kerena mata berdarah ini dapat sembuh sendiri.

Selama masa pemulihan, kita tidak perlu menggunakan obat-obatan karena tubuh dapat menyerap kembali darahnya secara bertahap dalam waktu yang memang cukup lama. Tergantung seberapa besar perdarahan yang terjadi. []

SUMBER: LIPUTAN6

Kamu Sedang Offline