Unik, Informatif , Inspiratif

Pendidikan yang Islami, Dimulai dari Shalat Anak?

0 39

 

Tak ada pilihan lain selain kita harus mendidik anak kita dengan pendidikan agama yang mumpuni, Kenapa?

Karena di jaman yang semakin tak menentu ini, anak kita kelak menghadapi problema-problema hidup yang mungkin tak terbayangkan oleh kita saat ini. Satu-satunya yang cara menjaganya adalah agar ia selalu dekat dengan Allah. Dengan kedekatannya, maka insyaAllah, hidupnya dipenuhi keberkahan. Lalu bagaimana caranya agar hal itu terjadi?

Pendidikan shalat

Imam al Baqir dan Imam ash Shadiq ra menerangkan bagaimana seharusnya kita mengenalkan dan mendidik anak tentang shalat.

BACA JUGA: Tertawa karena Diganggu Anak saat Shalat, Batalkah?

1. Setelah anak usia 5 tahun dan telah memahami arah, maka coba tanyakan mana bagian kanan dan kirinya. Lalu ajarkan padanya arah kiblat dan mulailah mengajaknya salat.

2. Pada usia tujuh tahun ajaklah ia untuk membasuh muka dan kedua telapak tangannya dan minta padanya untuk melakukan salat.

3. Tata cara berwudhu secara penuh boleh diajarkan pada usia 9 tahun. Kewajiban untuk melakukan salat serta pemberian hukuman bila meninggalkannya sudah dapat diterapkan pada usia ini. Pada usia ini anak biasanya sudah pandai memahami akan urutan, aturan dan tata tertib.
Hak anak dalam pendidikan

Berkaitan dengan pendidikan agama, ada beberapa hal yang harus orang tua lakukan antara lain

1. Memberikan nama yang baik.

2. Diakikahkan dan dipotong rambutnya (akan lebih baik dilakukan pada hari ketujuh).

3. Ada hak anak yang tertambat pada ayahnya yaitu mendapat pengajaran budi pekerti yang luhur, menulis, dan latihan fisik yang menyehatkan badannya serta diwarisi harta yang halal.

Tentang ibadah-ibadah dan amalan lainnya

Saat anak mendekati usia baligh, maka wajib bagi orang tua untuk mengenalkannya dengan puasa serta mewajibkan salat. Selain itu juga memerintahkan padanya untuk mencari ilmu, menghafal Al-Qur’an, dan jika tidak mampu maka perintahkan padanya untuk mencatat.

Subhanallah, betapa indah tuntunan yang telah Nabi berikan untuk mendidik anak kita. Sebagai penutup berikut adalah penjelasan Imam Ali Zainal Abidin dalam kitab Risatul Huquq.

BACA JUGA: Perlukah Pendidikan Berorientasi Gender?

“Adapun hak anakmu adalah, ketahuilah bahwa ia berasal darimu. Dan segala kebaikan dan keburukannya di dunia, dinisbatkan kepadamu. Engkau bertanggung jawab untuk mendidiknya, membimbingnya menuju Allah dan membantunya untuk menaati perintah-Nya.”

“Maka, perlakukanlah anakmu sebagaimana perlakuan seseorang yang mengetahui bahwa andaikan ia berbuat baik pada anaknya, niscaya ia akan mendapatkan pahala dan andaikan ia berbuat buruk niscaya ia akan memperoleh hukuan.” (Al Khislal, hal.568) []

SUMBER: THE ASIAN PARENT INDONESIA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline