musik disukai psikopat
Foto: shutterstock

Peneliti: Musik Seperti Ini yang Disukai Seorang Psikopat

Psikopat tak sama dengan gila karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas tindakan yang dilakukannya. Gejalanya psikopat sering disebut dengan psikopati. Seorang psikopat seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati.

Penelitian terbaru dari New York University di Amerika Serikat (AS) mengamati kemungkinan psikopat dari selera musik seseorang.

The Guardian melansir sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa pemilik sifat psikopati menyukai genre musik tertentu. Walau sering digambarkan menyukai musik klasik, ternyata psikopat justru menyukai musik-musik populer.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh tim dari New York University, sekitar 200 orang diuji untuk menentukan skor psikopat mereka. Kemudian mereka diperdengarkan 260 lagu yang berbeda.

Para peserta kemudian diminta untuk menilai setiap lagu dan para peneliti menarik data tersebut lalu menghubungkannya dengan skor psikopat para responden. Genre yang paling disukai oleh psikopat adalah rap, R&B, diikuti oleh musik rock. Sebaliknya, peserta dengan skor psikopat rendah cenderung menyukai lagu-lagu pop.

Peneliti menemukan bahwa orang-orang yang mendapat nilai tinggi dalam tes psikopati cenderung memberi angka tinggi pada lagu seperti No Diggity oleh Blackstreet (genre R&B) dan Lose Yourself dari Eminem (genre rap).

Sementara itu, mereka yang berada di pinggir spektrum psikopati cenderung menjadi penggemar lagu My Sharona dari The Knacks danTitanium oleh Sia. Keduanya masuk ke dalam genre pop-rock dan dance.

Namun tidak bisa selera musik seseorang digunakan untuk mendeteksi gangguan kejiwaan psikopat. Gangguan psikologis, termasuk psikopati, sejauh ini hanya bisa dideteksi melalui serangkaian tes oleh spesialis kesehatan jiwa serta psikolog.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan cara mendeteksi seorang psikopat secara cepat. Para peneliti percaya bahwa lagu bisa membantu memprediksi siapa yang memiliki gangguan, yang mempengaruhi sekitar satu persen orang. Namun, penelitian ini masih perlu dikembangkan lebih lanjut. []

Sumber: Hello Sehat


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *