Unik, Informatif , Inspiratif

Penelitian: Tidur Larut Malam Berdampak Positif, Tapi Awas Jangan Keseringan!

0
, Penelitian: Tidur Larut Malam Berdampak Positif, Tapi Awas Jangan Keseringan!
Foto: OrganicPedic by OMI

INSPIRADATA. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa tidur larut bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Bagaimana tidak, hal ini akan membuat kita tidur dengan waktu yang lebih sedikit dari yang sebaiknya kita lakukan, yakni sekitar 7 hingga 8 jam.

Dengan waktu tidur yang lebih sedikit, maka kita pun beresiko mengalami beberapa jenis masalah kesehatan. Namun, tak disangka jika ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan andai kita tidur larut malam. Apa sajakah keuntungan tersebut?

Mereka yang tidur malam cenderung memiliki IQ lebih tinggi

Seorang ilmuwan dari London School of Economics and Political Science bernama Satoshi Kanazawa menemukan adanya kaitan antara kecerdasan dengan perilaku adaptif seseorang, termasuk kebiasaan melakukan kegiatan di malam hari yang memang jarang dilakukan oleh orang pada umumnya.

Dalam penelitiannya, diketahui bahwa anak-anak yang cerdas cenderung terbiasa begadang di malam hari dan terbangun di siang hari. Mereka juga cenderung memiliki IQ yang lebih tinggi.

Mereka yang bekerja di malam hari cenderung lebih kreatif

Sebuah penelitian yang dilakukan di Catholic University of the Sacred Heart di Milan, Italia menyebutkan, mereka yang terbiasa tidur larut malam dan melakukan pekerjaan di malam hari cenderung lebih kreatif jika dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih awal.

Penulis utama studi tersebut, Marina Giampietro, menyebutkan bahwa mereka yang bekerja hingga larut malam cenderung lebih bersemangat dan memiliki kemampuan lebih baik dalam mencari solusi akan sebuah masalah.

Mereka yang tidur larut cenderung memiliki kewaspadaan mental lebih baik

Sebuah penelitian yang dilakukan di Liege University, Belgia tahun 2009, dilakukan dengan mengecek kebiasaan 15 orang yang terbiasa tidur sangat larut dan 16 orang lainnya yang terbiasa bangun sangat pagi.

Mereka kemudian diukur aktifitas otaknya setelah bangun tidur dan 10,5 jam kemudian. Hasilnya adalah, mereka memiliki tingkat kewaspadaan yang sama saat bangun tidur, namun, setelah 10,5 jam kemudian, mereka yang bangun pagi cenderung memiliki aktifitas otak yang lebih rendah di bagian yang mengendalikan konsentrasi dan ritme sirkadian jika dibandingkan dengan mereka yang hobi begadang.

Sumber


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.