Unik, Informatif , Inspiratif

Penjelasan Neymar soal Aksi Divingnya di Piala Dunia 2018

0

Aksi pura-pura terjatuh dan kesakitan yang dilakukan oleh penyerang andalan Brasil, Neymar, di ajang Piala Dunia 2018 Rusia tampaknya menjadi momen paling memalukan yang akan selalu dikenang oleh dunia. Meski demikian, Neymar mengakui kejadian tersebut tak lepas dari reaksi-reaksi “berlebihanyang membuatnya harus lebih belajar mengatasi rasa frustrasi.

Neymar pun tak tinggal diam mengahadapi beragam kritik yang ditujukan kepada dirinya atas tingkah lakunya itu.

Melalui video yang dibuat untuk sponsornya, Gillette, ia berupaya memenangi kembali hati para penggemarnya.

BACA JUGA: Karena Tiru Diving Neymar, SD Ini Larang Siswanya Main Bola

Video berdurasi 90 menit itu dipublikasikan melalui akun-akun media sosial dan televisi Brasil.

”Pul sepatu di betis saya, lutut di punggung saya, injakan di kaki saya,” ujarnya.

”Anda mungkin berpikir saya berlebihan dan terkadang saya benar-benar berlebihan. Namun, faktanya adalah bahwa saya disakiti di lapangan.”

Neymar mengakui, masih terdapat sosok anak-anak di dalam dirinya.

Terkadang, ia terpesona dengan dunia, tetapi terkadang ia mengganggu dunia.

Mantan pemain Barcelona dan Santos berusia 26 tahun itu mengatakan kepada para penggemar di kampung halamannya bahwa ia berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik.

Ia mengatasi kekecewaan sepak bola yang dibebankan kepadanya.

”Ketika saya terlihat kasar, itu bukan karena saya adalah anak yang manja, itu karena saya belum belajar mengatasi rasa frustrasi,” katanya melalui ‘voice over’ di video hitam-putih itu.

Neymar mengatakan, dia memerlukan waktu untuk menerima kritik fan.

Ia membutuhkan waktu untuk melihat ke cermin dan mengubah diri menjadi pria dewasa yang baru.

Neymar menegaskan, telah hadir dengan wajah baru dan hati terbuka.

Ia mengaku kecewa, tetapi itu hanya kekecewaan untuk dapat bangkit kembali.

”Anda dapat terus melemparkan batu-batu atau menjauhkan batu-batu itu dan membantu saya berdiri. Ketika saya bangkit dengan kedua kaki saya, seluruh Brasil bangkit bersama saya,” kata Neymar dikutip Republika.

Penyerang Paris St Germain (PSG) ini berharap Piala Dunia 2018 bisa mendongkrak dirinya sehingga memiliki status serupa, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Kedua pemain itu bergantian menjadi Pemain Terbaik Dunia dalam satu dekade terakhir.

Namun sayang, Neymar dan Brasil justru tersingkir di fase perempat final ketika mereka kalah dari Belgia.

BACA JUGA: Hadiah Prancis di Piala Dunia Bisa Berangkatkan 8 Ribuan Jamaah Haji Indonesia

Para penggemar tidak terlalu fokus pada permainannya, tetapi lebih melihat aksi-aksi diving dan air mata yang Neymar keluarkan. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.