Unik, Informatif , Inspiratif

Penting Diketahui, Ini 5 Hal untuk Atasi Negative Thinking

0
negative thinking
Negative thinking (Foto: Medical Daily)

INSPIRADATA. Negative Thinking, seperti yang kita ketahui dari banyak sumber dan perkataan, akan membawa dampak buruk bagi diri sendiri dan bahkan ornag lain.

Serta di samping itu, negative thinking juga dapat berpengaruh bagi kesehatan, karena timbulnya mulai dari keburukan. Mudah-mudahan kita bisa menghadapinya.

Ada lima cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut. Berikut ulasannya:

1. Pertanyakan pikiran tersebut

Ketika pemikiran negatif menyapa dan mencoba untuk mulai tumbuh dalam benak, yang harus Anda lakukan adalah cukup dengan mempertanyakan pemikiran tersebut: ‘Haruskah aku menganggapnya serius?’ Dan tentu saja, jawabannya akan selalu: ‘Ya nggaklah, santai aja lagi!”

Terkadang pertanyaan ini membantu Anda untuk menyadari bahwa hanya karena Anda melakukan satu kekeliruan kecil, ini bukan berarti Anda melakukan kesalahan fatl yang berujung bencana.

Atau bahwa satu hal buruk tidak berarti semua akan menjadi lebih buruk dan berlangsung untuk waktu yang lama, kecuali Anda berubah haluan menjadi seseorang yang optimistik dan mengambil langkah kecil untuk maju. Secara umum, pertanyaan ini akan membuat Anda menyadari kenyataan dan kembali bangkit seperti sedia kala.

BACA JUGA
Studi: Mereka yang Peduli Pada Sesama Biasanya Panjang Umur
Hilangkan Pikiran Kotor, Begini Caranya

2. Berhenti berpikir berlebihan

Untuk mencegah negative thinking menjadi sumber stres mahadashyat, Anda harus berani menghadapinya dari awal. Anda dapat melakukan hal ini dengan menanyakan pada diri sendiri pertanyaan seperti:

‘Akankah hal ini penting dalam 5 tahun? 5 minggu atau bahkan 5 hari?’ Jawaban untuk pertanyaan ini dalam kebanyakan kasus biasanya adalah tidak dan Anda hanya mulai berpikir berlebihan saja.

3. Curhat

Diskusikan situasi atau ungkapkan perasaan, pikiran Anda dengan seseorang yang dekat dengan Anda. Hanya beberapa menit berekspresi dapat membantu Anda mencapai solusi yang benar-benar baru.

4. Dibawa santai saja

Ketika Anda mulai dibayangi pikiran negatif, biasanya Anda akan berpikir mengenai sesuatu yang telah terjadi atau yang bisa terjadi, terkadang bahkan keduanya. Penting untuk keluar dari ilusi tersebut dan fokuskan segala perhatian Anda ke masa kini.

Cobalah untuk tetap santai dan let it flow, “yang sudah terjadi, biarkanlah” dan Anda akan mulai bisa mengikis sedikit demi sedikit pikiran negatif dan hati menjadi lebih plong.

Berikut beberapa tips untuk mengembalikan kesadaran Anda ke momen saat ini:

  • Fokus hanya pada pernapasan Anda. Pastikan bahwa Anda menghirup napas hingga dalam-dalam memenuhi perut dan melepaskannya lewat hidung. Selama periode ini, ingatlah untuk fokus hanya pada udara yang masuk dan keluar tubuh.
  • Perhatikan dunia di sekitar Anda. Istirahatlah selama 1 hingga 2 menit, keluarkan semua hal dari kepala dan pusatkan perhatian Anda pada apa yang sedang terjadi di sekitar Anda saat ini, fokus hanya pada orang yang lewat di luar jendela Anda, suara-suara dari jalan, aroma-aroma, sinar matahari yang menghangatkan kulit Anda.

5. Mulai esok hari dengan membentuk mood positif dari detik ini

Cara Anda memulai hari sering membentuk mood untuk hari tersebut, dan suasana hati yang positif akan membuat Anda untuk jauh lebih mudah menjalani aktivitas seharian hingga tiba waktu untuk tidur kembali.

Beberapa cara sederhana untuk memulai hari dengan cara yang positif adalah:

  • Pengingat sederhana setelah Anda bangun: ini bisa berupa beberapa kutipan yang menginspirasi Anda. Atau mungkin, impian atau gairah Anda. Anda bisa menuliskannya atau mengetiknya pada smartphone Anda.
  • Dapatkan informasi atau percakapan positif supaya mengalir ke dalam pikiran Anda.
  • Dengarkan radio, baca satu bab buku yang memotivasi atau membuat Anda tersenyum.
  • Lakukan percakapan yang menarik dan memotivasi dengan partner, kerabat atau rekan Anda.

Untuk membantu Anda menghilangkan kebiasaan negative thinking, mungkin pepatah yang satu ini patut untuk selalu diingat:

“lebih baik untuk menjadi seorang optimis yang terkadang salah daripada seorang pesimis yang selalu benar.’ []

Sumber: hellosehat


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline