rasul pertama yang diutus ke bumi
Foto: Travel + Leisure

Pentingnya Sambut Ramadhan dengan Sungguh-sungguh

Dalam hitungan hari, umat Islam di dunia akan kedatangan bulan penuh rahmat dan ampunan. Dalam momentum Ramadan, semua Muslim akan melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh. Di bulan ini pula menjadi waktu yang tepat memperbanyak ibadah.

Ustaz Oemar Mita menjelaskan tentang pentingnya menyambut Ramadan dengan sungguh-sungguh. Sebab, Ramadan merupakan bulan paling istimewa di antara 12 bulan. Untuk itu, Ustaz Oemar mengajak umat Islam mempersiapkan diri dengan maksimal

“Ramadan tidak pernah sama dengan bulan yang lain. Ramadan keutamaannya sangat besar sebagaimana bulan purnama,” ujar Ustaz Oemar di Masjid SMA 70. Menurutnya, Ramadan menjadi indikator kebaikan seseorang, baik sebelum maupun setelah bulan suci tersebut. Orang yang mendapatkan keutamaan Ramadan akan memperoleh kebaikan setelahnya.

Sebaliknya, jika seseorang tidak mendapatkan keutamaan Ramadan maka dia akan gagal pada kehidupan selanjutnya. Artinya, Ustaz Oemar menegaskan, ibadah yang dilakukan selama Ramadan mengalami kegagalan.

Ustaz Oemar menambahkan, kegagalan mendapatkan keutamaan Ramadan juga tidak lepas dengan perbuatan sebelum Ramadan. Misalnya, mereka banyak melakukan larangan Allah SWT atau sering menjauh terhadap perintah-Nya. “Mengenal Allah jangan hanya di bulan Ramadan saja,” kata Ustaz Oemar.

Persiapan maksimal, kata Ustaz Oemar, merupakan hal wajib dilakukan guna mendapatkan keutamaan Ramadan serta dampaknya ke kehidupan setelahnya. Pada bulan tersebut diimbau agar lebih khusyuk melaksanakan ibadah.

Namun, Ustaz Oemar menilai, umat Islam saat ini lebih banyak yang kurang paham tentang keutamaan Ramadan. Akibatnya, mereka menyambut Ramadan hanya sebatas rutinitas yang wajib dilakukan setiap tahun. “Mengapa mereka mempersiapkan Ramadan ala kadarnya? Karena tidak paham keutamaan Ramadan,” ucap Ustaz Oemar.

Menurut Ustaz Oemar, setidaknya ada dua hal keutamaan Ramadan yang akan didapatkan oleh umat Islam, antara lain, Allah akan melipatgandakan pahala pada setiap amal yang dikerjakan di bulan tersebut. Saking besar pahalanya, kata Ustaz Oemar, Allah tidak menjelaskan detil pahala yang akan diberikan pada setiap amal. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

ibadah hari raya idul adha

Fikih seputar Lebaran, dari Malam Takbiran hingga Shalat Ied

Fikih Lebaran di sini maksudnya adalah sejumlah hukum syara’ yang terkait dengan hari raya Idul Fitri, baik sebelum, pada saat, maupun sesudah shalat Idul Fitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *