Teks Minta Maaf Penyebar Kebencian TNI (foto: Instagram Andre_iyd)

Penyebar Ujaran Kebencian Atas TNI Tengah Diurus Kepolisian

Muhammad Andre Nur Jayadi warga Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang harus berurusan dengan hukum setelah tulisannya di akun Instagramnya, @andre_jyd dilaporkan ke polisi.

Tulisan pemuda 20 tahun yang meminta TNI dibubarkan karena sudah tidak ada perang, dianggap menyebarkan ujaran kebencian. Andre pun didatangi sejumlah anggota TNI kemudian dibawa ke Mapolres Malang Kota.

Dalam video yang beredar, anggota TNI yang mendatangi Andre sempat melakukan interogasi sambil menjambaknya. Setelah itu, Andre meminta maaf melalui akun Instagram yang sama.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap Andre.

“Polres Malang Kota mendapat penyerahan dari rekan kita anggota TNI tadi malam. Kita sudah melaksanakan pemeriksaan terhadap terlapor. Terus kita sudah menyita barang bukti berupa satu buah telepon,” katanya, Jumat (13/10/2017) lansir Kompas.

Namun demikian, Yudha belum memberikan kesimpulan apakah dalam tulisan Andre ada unsur ujaran kebencian. Ia mengaku akan meminta keterangan dari ahli bahasa untuk menentukan ada tidaknya unsur ujaran kebencian seperti yang dituduhkan.

“Kami belum bisa memberikan keterangan. Karena ahli bahasa yang bisa. Apakah kata – kata yang disampaikan terlapor mengandung unsur ujaran kebencian atau tidak dan bisa masuk dalam unsur UU ITE,” jelasnya.

Saat ini, Andre sudah dipulangkan karena kasus yang dituduhkan kepada dirinya masih dalam proses penyelidikan. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *