rahasia kejayaan perabadan islam
Foto: thehistoryofislam

Peran Syiah dalam Sejarah Islam dari Masa ke Masa

1. Al-Mukhtar ats-Tsaqofi (Rafidhi), orang yang mengkhianati Husain r.a.

Dia adalah al-Mukhtar bin Abi ‘Ubaidah ats-Tsaqafi. Lahir tahun 622 dan wafat tahun 687 di Kufah.

Dia adalah pemimpin pemberontakan yang menentang kekhalifahan Umayah sebagai tuntut balas kematian Husain di Karbala, padahal dirinya yang melakukan pengkhianatan terhadap Husain sehingga Husain r.a. menjemput syahidnya.

Dia disebut oleh para ulama sebagai pendusta besar.

2. Al-Buhiyun (Sekte Rafidhah), pengkhianat Khalifah Abbasiyah Ar-Radhi billah

Al-Buhiyun adalah sebutan untuk Bani Buwaihi, kekuasaan di wilayah Dailam (Selatan Lautan Kaspian), yang menguasai Iran dan Iraq dari tahun 932-1056.

Mereka adalah kaum Rafidhah yang mengkhianati khilafah ‘Abbasiyah dan menelikung dari belakang.

3. Ibnul ‘Alqomi (Rafidhi), membantu bangsa Mongol (Tatar) memasuki Baghdad

Dia adalah Mu’ayyiddin bin al-Alqami, salah seorang menteri kekhalifahan ‘Abbasi, al-Mustaqim Billah.

Dia seorang Syiah tulen dan dirinya yang mengatur agar Holago Khan dapat masuk ke Baghdad dan membunuh khalifah.

Az-Zirikli mengatakan bahwa Ibnu al-Alqami ini adalah seorang pengkhianat besar .

4. Nashir ath-Thusi (Rafidhi), orang yang menganggap perbuatan keji Holago sebagai perbuatan baik

Dialah adalah Abu Ja’far Muhammad bin Muhammad bin al-Hasan ath-Thusi, pakar ilmu Astronomi, Biologi, Kimia dan Filsafat, salah satu marja’ (ulama referensi) kaum Syiah Persia.

Awalnya dia berpemahaman Syiah Isma’iliyah lalu ia menjadi semakin ekstrem dengan meyakini aqidah al-Itsna ‘Asyariyah.

Dia bersama dengan Ibnul ‘Alqomi turut mendukung masuknya bangsa Mongol ke Baghdad dan melakukan perusakan di dalamnya.

5. Al-‘Alawiyun (Sekte Rafidhah), menolong bangsa Tatar menyerang Syam

Al-‘Alawiyun adalah sekte Syiah Ja’fariyah Itsna ‘Asyariyah di Syam. Mereka juga disebut dengan Nushairiyah.

Mereka termasuk syiah ultra ekstrem karena keyakinan mereka bathiniyah.

6. Ath-Thawasyi dan Fathimiyun (sekte Rafidhah), membantu tentara salib melawan kaum muslimin

Keduanya sama-sama sekte Syiah Isma’iliyah.

7. Al-Basasiri (Rafidhi), pengkhianat Sultan Saljuk Tughril Bek

Tughril Bek adalah pendiri dinasti Seljuk yang mempersatukan pejuang Turki.

Dia yang memimpin perang melawan Imperium Bizantium dan Dinasti Fathimiyah Ubaidiyah Syiah.

Sedangkan al-Basasiri adalah mantan budak yang menjadi jendral di Iraq dan didaulat untuk memerangi kerajaan Seljuk.

Al-Basasiri adalah salah satu orang kesayangan al-Malik ar-Rahim, salah satu Amir Buwaihi.

Al-Basasiri membantu Dinasti Fathimiyah dan mengkhianati Seljuk.

8. Ahmad bin ‘Atho (Rafidhi), orang yang memiliki peran atas keberhasilan tentara salib menguasai Baitul Maqdis

9. Kamaluddin ‘Umar bin Badr at-Tiflisi (Rafidhi), orang yang menyambut Holago Khan di Syam

10. Abu Thahir Qaramithi (Rafidhi), pencuri Hajar Aswad dan pembunuh jamaah haji di tanah suci

Dia adalah Abu Thahir Sulaiman bin Hasan al-Jinani, seorang hakim daulah Qaramithah di Bahrain.

Tahun 930 M, dia menginvasi Makkah dan berupaya mencuri Hajar Aswad.

Bahkan, dia dan pasukannya membunuhi jamaah haji lalu membuang mayatnya ke jalan-jalan dan sebagiannya dilempar ke sungai zamzam.

Korban haji yang wafat saat itu sampai 30 ribu orang.

12. Basyir asy-Syihabi (Rafidhi), penolong Muhammad Ali Pasya untuk menyerang negeri Syam

Muhammad Ali Pasya al-Mas’ud bin Agha, adalah panglima perang Daulah Utsmaniyah asal Albania berdarah Turki, yang akhirnya mendirikan negara sendiri di Mesir dan Sudan.

Ia seorang sekuler tulen yang banyak terpengaruh dengan pemikiran Eropa, terutama Perancis.

Ambisi Muhammad Ali adalah mendirikan negara modern yang kuat, dengan gaya Eropa yang sekuler.

Dia melakukan ekspansi ke negara Arab untuk memperluas visinya dan melepaskan diri dari Daulah Utsmaniyah.

Adapun Basyir asy-Syihabi adalah penguasa Lebanon.

Dia bersekutu dengan Muhammad Ali dan membantunya untuk menguasai negeri Syam dan mengambil alih kekuasaan dari Daulah ‘Utsmaniyah.

13. Druz (sekte Rafidhah), orang yang membantu Napoleon menyerang Syam

Druz adalah salah satu sekte kafir yang menghimpun filsafat Plato, Aristoteles, Sokrates, Akhenaten, Hamza, dan Hakim.

Ajarannya mencampur antara Filsafat Neoplatonisme dengan ajaran Judaisme, Kristianisme, Hinduisme, dan Syiah Ismailiyah.

Mereka meyakini adanya reinkarnasi dan siklus kehidupan. []

 

 

Sumber: KisahIslam


Artikel Terkait :

About matiar

Check Also

Obbie Mesakh, Raja Pop 80-an

Hampir semua artis yang ia orbitkan berhasil menjual lebih dari 400.000 keping CD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *