Hari Bumi
Foto: Hari Bumi

Peringati Hari Bumi Kemenko Maritim buat “Combating Marine Debris”

Hari Bumi
Foto: Hari Bumi

INSPIRADATA. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman atau Kemenko Maritim, selaku Koordinator Gerakan Indonesia Bersih pada peringatan Hari Bumi 2017, berdasarkan Inpres Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Revolusi Mental, menyiapakan tema “Combating Marine Debris”. Seperti disitat dari situs resmi Kemenko Maritim, Kamis (21/4/2017).

“Kegiatan ini bersifat nasional, saat ini kita sedang menyiapkan surat edaran kepada para gubernur agar tiap daerah melakukan kegiatan menyambut hari Bumi. Dengan tema “Combating Marine Debris” dipilih karena sampah domestik yang dibuang ke sungai pada akhirnya menjadi sampah laut. Dan 80% sampah laut berasal dari darat.” Kata Deputi Bidang SDM, IPTEK dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin.

Safri menjelaskan, bahwa maksud dari “Combating Marine Debris” berarti menangani sampah dari ujungnya, dari lingkungan domestik rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan dan laut.

Safri mengatakan Hari Bumi yang sedianya diperingati pada tanggal 29 April 2017 akan melibatkan banyak instansi. Termasuk Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, TNI AL, TNI AD, organisasi selam POSSI, Komunitas Bersih Nyok dan Komunitas-komunitas aktivis lingkungan lainnya.

Selain itu, Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Maritim TB Haeru mengatakan bahwa, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah melakukan survei kebersihan di kawasan Pluit sebagai persiapan menyambut Hari Bumi.

“Kemenko Maritim mengundang dan melibatkan semua unsur pemerintah terkait, TNI, komunitas, juga Pengusaha.” Kata TB Haeru.

TB Haeru pun menjelaskan bahwa, Kemenko Maritim merencanakan untuk memusatkan peringatan Hari Bumi di Jakarta, meskipun belum tentu di Pluit. Survei awal dilakukan di Pluit atas rekomendasi dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

“Sampai speechless saya, disana sangat kotor, bau dan masyarakatpun buang kotoran juga disana. Apabila sampah di bersihkan, 2 hari kemudian juga pasti akan bertumpuk lagi. Dan yang harus dilakukan itu bukan hanya membersihkan tumpukan sampah yang ada, tetapi juga mengubah pola mindset masyarakatnya,” Kata TB Haeru.
Hari Bumi

TB Haeru mengatakan, untuk Hari Bumi Kemenko Maritim tidak ingin melakukan peringatan di Jakarta saja, tetapi dilaksanakan secara nasional di 34 Provinsi.

TB Haeru juga menjelaskan, langkah persiapan yang akan dilakukan meliputi himbauan kepada 34 Gubernur. Dilanjutkan kegiatan kolektif di DKI Jakarta melibatkan semua komponen masyarakat.

BACA JUGA: 

Ridwal Kamil Akan Audit Pohon di Bandung dalam Rangka Earth Day 2017

“Pastinya acara-acara seremoni akan kecil dan sederhana saja. Yang penting aksi bersihnya. Nanti pada saat bersamaan itu pada titik-titik yang sudah di tentukan sudah ada pasukan bersih-bersihnya, mulai dari unsur TNI, akademisi, komunitas, pemerintahan, Termasuk kita akan undang PB. POSSI Karena nanti juga akan ada yang bersih-bersih ke Pulau Seribu,” pungkas TB Haeru. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *