sedotan
sedotan (foto: kabarmasasilam)

Perjalanan Histori Sedotan

sedotan
sedotan (foto: kabarmasasilam)

INSPIRADATA. Sedotan dianggap sebagai benda yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Dalam kondisi apapun kita dapat meminum makanan dan menjaga kesehatan gigi.

‘Kelahiran’ sedotan disinyalir ada pada 2000-3000 Sebelum Masehi. Sedotan ditemukan dalam sebuah makan milik orang Sumeria di Irak. kala itu, sedotan yang ditemukan dibuat dari emas dan batu berharga lainnya.

Warga Argentina dan sekitarnya juga membuat sedotan yang disebut sebagai bombilla.

Dikutip dari Witty Feed, sedotan pertama yang ditemukan digunakan untuk minum bir. Kemungkinan besar, sedotan dipakai untuk menghindari berbagai produk padat hasil fermentasi yang mengendap di bagian bawah.

Dalam perkembangannya, sedotan dibuat dari berbagai bahan, termasuk rye grass. Meski murah namun penggunaan rye grass membuat rasa minuman terasa sedikit seperti rumput.

Sampai akhirnya sedotan modern dibuat dengan bahan kertas. Adalah Marvin Stone yang memiliki ide untuk membuat sedotan berbahan kertas saat minum di tengah cuaca panas di Washington DC.

Dia mematenkan temuan sedotan kertasnya yang ditemukan pada 1888. Kala itu sembari menikmati minuman mint julepnya dia menggulung kertas di luar pensil dan membuatnya jadi gulungan kecil. Dia mengoleskan lem di antara gulungannya.

“Sedotan kertas menemui masa kematiannya perlahan-lahan di tahun 1960-1970an,” kata David Rhodes, manajer di Aardvark Paper Drinking Straw, perusahaan sedotan kertas.

“Di pertengahan tahun 70-an, mereka semua hilang.” lanjutnya

Namun di tahun 1961, sedotan plastik mulai dikenal. Aslinya, ini dibuat karena sebuah kesalahan yang dilakukan di tahun 1940 di Ohio. Kesalahan ini dibuat karena seorang pembuat sedotan berbahan kaca. Namun demi keamanan pengguna, sedotan mulai dibuat dengan bahan dasar plastik, bukan kaca.

Penemuan selanjutnya dikembangkan 40 tahun kemudian di San Francisco. Adalah Joseph B. Friedman yang terinspirasi untuk membuat sedotan saat menyaksikan putrinya kesulitan menikmati milkshake dari gelas tinggi. Dia masih kesulitan meskipun sudah dibantu dengan sedotan yang lurus.

Dia pun mengakali sedotan lurus ini dan membuatnya jadi bengkok. Sedotan tipe ini dipatenkan pada 1937. Sedotan ini pun terkenal dan masih digunakan sampai saat ini.

Namun, seperti tren fesyen, tren sedotan juga ikut berputar kembali. Mengutip Bon Appetit, era sedotan kertas pun kembali. Di akhir tahun 90-an, sedotan tipe ini kembali ddikenal.

Mereka mulai tren kembali seiring dengan isu ramah lingkungan yang mulai terdengar. []

Sumber: liputan6


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Obbie Mesakh, Raja Pop 80-an

Hampir semua artis yang ia orbitkan berhasil menjual lebih dari 400.000 keping CD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *