Asap pabrik industri

Pertama Kali dalam Sejarah, Kadar Karbondioksida Bumi Mencapai Angka Tertinggi!

INSPIRADATA. Bumi, dengan berbagai masalahnya, baik yang terjadi di tataran manusianya maupun di alamnya. Saat ini, masalah besar yang secara tidak langsung kita rasakan adalah perubahan kadar karbondioksida. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kadar karbondioksida di atmosfer Bumi tercatat sebesar 410 parts per million (ppm). ‘Capaian’ ini seakan menandakan babak baru dalam masalah perubahan iklim di Bumi. Demikian disitat dari Republika, Sabtu (7/5/2017).

Hasil tersebut ditunjukan oleh Universitas California San Diego melalui Kurva Keeling dalam program Scripps Institution of Oceanography. Proses perekaman kadar karbondioksida di atmosfer ini dilakukan di Mauna Loa Observatory, Hawaii.

Temuan ini pun mengejutkan para ilmuan serta memperingatkan kita semua bahwa perubahan iklim di bumi ini menjadi masalah serius yang harus diselesaikan bersama oleh seluruh umat manusia. Pada tahun lalu, Bumi mencapai kadar karbondioksida yang normal, sedangkan angka yang berbahaya itu 410 ppm. Saat itu, para ilmuan memprediksi bahwa angka 410 akan terjadi.

“Kita berada di sebuah Era baru. Dan Era ini berjalan sangat cepat,” kata direktur Program CO2 dari Scripps Institution, Ralph Keeling, pada waktu itu seperti dilansir Science Alert.

Peningkatan angka ini mungkin terlihat sepele bagi orang awam, karena secara kasat mata, angka tersebut hanya bertambah 10. Akan tetapi peningkatan ini menunjukkan titik perbandingan bagi para ilmuwan.

“Data ini berperan sebagai pengukur yang bermanfaat untuk membandingkan rekam jejak geologis,” terang peneliti paleoclimate dari University of Southampton, Gavin Foster.

Salah satu penyebab alasan peningkatan kadar karbondioksida ini memang dipengaruhi kejadian alam seperti El Nino dalam dua tahun terakhir. Akan tetapi, ada juga penyebab yang asalnya dari manusia, contohnya adalah perilaku pembakaran bahan bakar fosil yang dilakukan dalam jumlah sangat besar. Hal tersebut juga merupakan faktor utama yang menyebabkan Bumi mencapai rekor baru 410 ppm ini

Maka dari itu, masalah perubahan iklim ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh segelintir pihak. Semua negara harus menaruh perhatian terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Peningkatan rasio akan menurun jika emisi menurun,” ungkap peneliti dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Pieter Tans.

Meski begitu, penurunan emisi tidak serta merta akan menurunkan kadar karbondioksida yang sudah terlanjur tinggi. Penurunan kadar karbondioksida di atmosfer bisa menurun jika emisi yang ada saat ini dikurangi hingga setengahnya. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *