Inspirasi dan Data

Pesan Moral Film KCB: Kesucian, Perjuangan dan Cinta

0
Foto: 37degree

INSPIRADATA. Ketika Cinta film yang disutradarai oleh Chaerul Umam dan ditulis oleh Imam Tantowi sebagai penulis ceritanya ini. Dengan jalan cerita mengalir sehingga mudah dipahami penonton. Apalagi ada selipan beberapa humor segar yang mampu mengundang gelak tawa.

Alur cerita yang sarat makna ini,memberikan pesan moral terhadap para penggemarnya. Diantaranya adalah pentingnya menjaga kesucian. Baik kesucian lahir atau kesucian batin. Pesan ini disampaikan saat tokoh Eliana menawarkan friends Kiss kepada Azam. Namun, Azam menolaknya.

Azam menjelaskan kepada Eliana bahwa itu adalah sesuatu yang diharamkan. Lanjutnya, Azam mengatakan, jika mereka melakukan itu artinya ia telah mengotori kesucian wanita, karena ia tak halal baginya.

Selain itu terdapat pesan perjuangan hidup di perantauan. Tepatnya saat Azam masih menempuh kuliahnya di Al-Azhar Kairo, Mesir. Disela-selanya menempuh pendidikan, Azam juga memiliki kewajiban untuk membiayai ibu dan tiga adiknya. Sehingga ia menyelesaikan masa perkuliahannya selama 9 tahun.

Yang tak kalah menarik, adalah perjuangan Azam dalam mendapatkan cintanya. Saat pandangan pertanya dengan Ana Al-Thafunnisa di bus Kairo, kisah itu berlanjut hingga mereka ditakdirkan bersama dalam ikatan suci. Meski pun, perjuangan mereka untuk bersatu penuh ujian dan onak.

Namun pada akhirnya, saat Allah SWT menakdirkan ia adalah jodohmu, ia akan datang dengan cara yang kadang tidak kita sangka. []

loading...
loading...
Comments
Loading...