Foto: Sumut24

Petani Sayur di Garut Menjamin Ketersediaan Sayuran Menjelang Ramadhan

Foto: Sumut24

INSPIRADATA. Para petani sayuran di Desa Kolot, Kecamatan Cigedug, Garut, Jawa Barat, memastikan pasokan sayuran aman menjelang Ramadhan 1438 H nanti. Demikian disitat dari Detik.com, Kamis (27/4/2017).

“Insya Allah aman, kalau sampai bulan ramadhan berakhir pasokannya cukup,” ucap salah seorang petani, Enjang Badrudin (32).

Untuk sayuran yang dijual kepada pengepul harganya stabil, namun di beberapa komoditi harganya cenderung menurun.

“Harga tetap sama. Namun untuk tomat turun, sekarang cuma Rp 2 ribu per kilogram, normalnya Rp 7 ribu per kilogram. Kalau cabai dari sejak ada kabar harga cabai naik di pasaran juga dari kami tetap Rp 25-28 ribu/kilonya,” katanya.

Enjang mengungkapkan saat ini petani tomat tengah merugi karena harga yang murah dan tanaman kami terserang hama. “Hujan terus tomat jadi terserang bulukujur, jadi itu di bagian tengahnya ada lubang hitam. Kalau cabai, sama hama patek rusaknya,” ungkap Enjang.

Tak hanya itu, para petani pun mengeluhkan obat untuk tanaman yang saat ini mulai meningkat harganya.

“Harga obat-obatan mahal, sekitar Rp 100/jenis, sedangkan dalam sekali menanam kami bisa sampai delapan kali membeli enam jenis obat,” katanya.

Para petani berharap agar pemerintah memiliki solusi terkait harga obat tanaman yang terlalu mahal. Karena ini menyangkut ketahanan pangan menjelang Ramadhan nanti. []

 


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *