manfaat berbuka dengan kurma
Foto: All Fresh

Pilih, Simpan dan Olah Kurma Anda

INSPIRADATA. Meski masih ada 10 hari lagi menjelang Ramadan, pasokan kurma sudah banyak yang siap untuk “dijajal” di pasar-pasar sebagai hidangan berbuka puasa.

Nah, untuk memilih makanan sunnah Rasul ini –mari kita simak– cara memilih, menyimpan, dan mengolah kurma:

1. Memilih Kurma

Ketika Anda menjumpai kurma yang dijajakan di pasar atau pusat perbelanjaan lainnya, segera pilih yang terlihat segar dahulu, memiliki warna yang merata, dan beraroma harum khasnya. Dan tanyakan jenis-jenis kurma tersebut, yang memang digemari dan direkomendasikan oleh sunnah atau informasinya terkait jenis. Lihat tanggal kadaluwarsa, jika kurma kemasan. Dan yang terakhir, pilihlah yang sekiranya cocok buat kantong Anda.

2. Menyimpan Kurma

Secara luas, kurma dibedakan atau sering disebut –kurma kering dan kurma basah– ya, Anda pasti bisa membedakannya baik dari tekstur atau tampilannya. Jika kurma kering, banyak yang menjelaskan kiranya dapat bertahan lama hingga setahun jika disimpan dalam suhu kamar atau lemari es. Adapun kurma basah, ada baiknya jika disimpan dalam suatu wadah dan diletakkan di freezer.

3. Mengolah Kurma

Meski jarang didengar, jika kurma menjadi bahan campuran olahan makanan. Tapi, bisa saja kita terlebih dahulu mengolahnya –mau dijadikan apakah itu namanya– yang pertama, kupas dan keluarkan bijinya; setelah itu kurma tersebut kita rendam di air panas hingga diperkirakan cukup lumat, dan irislah sebelum digunakan jadi bahan olahan maupun campuran. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *