Foto: vox.com

Pinjam Uang ke Bank untuk Dana Talang Haji, Apakah Dibolehkan?

Dewasa ini diduga kuat ada yang menggunakan dana talang dari Bank konvensional untuk membayar ongkos naik haji. Apakah dibenarkan oleh agama?

BACA JUGA: Inilah 6 Amalan Setara Haji

Riba itu dilaknat, yang jelas orang yang meminjam uang dengan cara riba terkena laknat atau kutukan.

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba.” Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim, no. 1598).

BACA JUGA: Kita Hidup di Zaman yang Sekecil-kecilnya Terkena Debu Riba

Berarti berhajinya jadinya diawali dengan melakukan yang haram dan menggunakan harta haram. []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *