, PM Israel Ingatkan Destabilisasi Saudi terkait Pembunuhan Kahoggi
Unik, Informatif , Inspiratif

PM Israel Ingatkan Destabilisasi Saudi terkait Pembunuhan Kahoggi

0

Kasus pembunuhan Jamal Kashoggi bisa menyebabkan destabilisasi Arab Saudi, hal ini diingatkan oleh Perdana Mentri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Peringatan Benyamin memberi kesan bahwa ia ‘membela’ saudi dalam polemik kasus pembunuhan Khashoggi yang menjadi perhatian dunia. Walaupun antara Israel dan Saudi Arab tidak dalam hubungan diplomatik.

“Karena jika Arab Saudi mengalami destabilisasi, maka dunia, bukan Timur Tengah, yang akan mengalami destabilisasi,” tegas Netanyahu.

Komentar Netanyahu ini mirip dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam wawancara dengan Reuters. Trump membela Saudi dalam kasus Khashoggi, dengan menyinggung soal potensi Rusia dan China meraup keuntungan jika Saudi diisolasi.

BACA JUGA: AS Sanksi Iran Lagi, Israel: Terima Kasih

“Saya sungguh berharap bahwa orang-orang tidak akan menyarankan bahwa kita tidak seharusnya menarik ratusan miliar dolar (AS) yang akan mereka salurkan ke Rusia dan China, terutama dua negara itu, bukannya kepada kita,” ucap Trump beberapa waktu lalu, saat membahas kasus Khashoggi.

“Anda bicara soal ratusan ribu pekerjaan. Anda bicara soal kontrak-kontrak militer dan lainnya yang besar,” imbuhnya saat itu.

BACA JUGA: Dubes Saudi Sampaikan Salam kepada NU

Sebagaimana diketahui, Khashoggi yang merupakan wartawan senior Saudi dan kolumnis The Washington Post, tewas dibunuh oleh tim intelijen Saudi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018.

Netanyahu juga berkomentar tentang pembunuhan Khashoggi . “Apa yang terjadi di Istanbul sangat mengerikan. Tapi ini berimbang dengan pentingnya Arab Saudi dan peran yang dimainkannya di Timur Tengah,” katanya.

Pernyataan PM Israel itu disampaikan melalui pernyataan yang dirilis kantor PM Israel, seperti dilansir kantor berita Anadolu Agency, Kamis (13/12/2018).

Terkait kasus Khashoggi, otoritas Saudi yang sempat membantah, akhirnya mengakui bahwa Khashoggi dibunuh dan dimutilasi di dalam konsulatnya di Istanbul. Namun otoritas Saudi menyebut Khashoggi tewas secara tidak sengaja di tangan tim yang ditugaskan membujuknya pulang ke Saudi. []

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.