Polri Berkomitmen Kawal Pendistribusian Uang Jelang Ramadan
Polri Berkomitmen Kawal Pendistribusian Uang Jelang Ramadan

Polri Berkomitmen Kawal Pendistribusian Uang Jelang Ramadan

INSPIRADATA. Jelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan rupiah selalu mengalami peningkatan, menanggapi hal ini, Kabaharkam Polri Komjen Pol Putut Eko Bayuseno mengatakan pihaknya berkomitmen dalam melakukan kegiatan kawal angkut uang dan barang berharga. Yang dilakukan oleh Penyelenggara Jasa Pengelolaan Uang Rupiah (PJPUR) dalam segi keamanan dan pengamanan. Demikian disitat dari Detik, Sabtu (20/5/2017).

“Anggota yang bertugas dalam pengawalan agar mengedepankan sikap profesionalisme dalam menjalankan tugas tentu berkoordinasi dengan Bank Indonesia,” ujar Putut, di acara Sosialisasi Ketentuan Penyelenggara Jasa Pengelolaan Uang Rupiah (PJPUR) di Ruang Singosari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Surabaya, Jawa Timur.

Putut mengatakan, Baharkam Polri memiliki 50 ribu anggota Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia yang siap membantu BI dalam mensosialisasikan uang Rupiah baru hingga mengantisipasi peredaran uang palsu.

“Yang mana setiap hari mereka wajib ketemu dengan masyarakat minimal 5 masyarakat yang ditemui, dilakukan pembinaan jangan sampai masyarakat ini menjadi korban atau pelaku kejahatan, kecelakaan atau bencana,” imbuhnya.

Polri telah menanda tangani nota kesepahaman dengan BI dalam pelaksanaan pengamanan kawal angkut uang. MoU tersebut ditindaklanjuti dengan membuat tata cara tentang pelaksanaan pengawasan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang melakukan usaha kegiatan kawal uang dan pengelolaan uang Rupiah.

“Dibuatnya pedoman kerja ini guna meningkatkan kualitas pengamanan dan pengelolaan uang Rupiah dalam rangka perlindungan masyarakat terkait peredaran uang Rupiah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Polri,” imbuhnya.

Dengan adanya MoU itu pula, diharapkan pembinaan dan pengawasan terhadap BUJP dilakukan secara optimal. “Yang meliputi audit, assesment dan pengawasan sesuai aturan yang berlaku, tidak mempersulit dalam menerbitkan surat izin, operasional BUJP dan memberikan punishment terhadap BUJP yang tidak sesuai prosedur,” sambungnya.

Ia berharap, ke depan sinergitas antara Polri dan BI dapat terus ditingkatkan hingga ke level bawah dengan menjaga komunikasi dan koordinasi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Deputi Gubernur BI Sugeng, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi, Kepala Departemen Regional 2 Dwi Pranoto dan Kepala Departemen 1 Benny Siswanto. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *