foto: netralnews

Pramugari ‘Siaga’ Ini Gendong Nenek yang Berumroh Saat Mau Turun dari Pesawat

foto: netralnews

INSPIRADATA. Dunia penerbangan Indonesia menyimpan banyak cerita. Yang terbaru adalah cerita tentang pramugari ‘siaga’ pesawat Garuda.

Pada penerbangan GA 821 Kuala Lumpur-Jakarta, pramugari bernama Vera melakukan aksi yang menuai pujian para netizen. Sebuah akun Facebook bernama Budi Soehardi menggunggah foto saat pramugari tersebut beraksi di dalam pesawat.

Gambar di foto itu menunjukkan aksi Vera menggendong seorang nenek menuju pintu keluar peswat ketika penerbangan GA 821 tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu 7 Januari 2016 siang.

Dalam balutan serseragam pramugari, tanpa mengenakan alas kaki Vera membantu sang nenek yang kesulitan berjalan keluar pesawat. Foto itupun menjadi viral di media sosial.

foto: Facebook

Saat diunggah, Budi Soehardi di akun Facebook-nya menulis, “Service by heart by Garuda Crew GA 821 KUL CGK.”

VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny Siga Butarbutar, menuturkan bahwa saat itu Vera tengah bertugas dalam penerbangan GA 821 Kuala Lumpur-Jakarta. Pesawat itu terbang pukul 12.50 waktu Kuala Lumpur dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pukul 13.55 WIB, Sabtu 7 Januari 2017.

“Ketika penumpang sudah keluar semua, terlihat seorang penumpang perempuan lanjut usia masih terduduk di kursi 41C dengan ditemani salah seorang anggota keluarganya. Tanpa menunggu lama, awak kabin Vera, mendatangi penumpang tersebut yang terlihat membutuhkan kursi roda untuk bisa keluar dari dalam pesawat,” ungkap Benny seperti dilansir dari Liputan6.com pada Minggu (8/1/2017).

Sambil menunggu dicarikan kursi roda yang bisa masuk ke dalam pesawat, lanjut dia, Vera dan si nenek terlibat percakapan ringan. Akhirnya diketahui bahwa nenek tersebut merupakan anggota rombongan umroh yang akan melanjutkan ke penerbangan berikutnya.

“Setelah menunggu beberapa waktu dan untuk melanjutkan penerbangan ke berikutnya, maka Flight Service Manager (FSM) Ninik Septinawati dan pramugari Vera segera menawarkan bantuan untuk dapat secepatnya membantu penumpang keluar pesawat,” kata Benny.

“Hal itu dilakukan mengingat baik awak kabin dan penumpang akan melanjutkan ke penerbangan berikutnya. Segera Vera berinisiatif menawarkan dirinya untuk menggendong penumpang lanjut usia itu dari kursi belakang menuju pintu keluar di depan,” imbuh dia.

Tanpa menunggu lama, sambung Benny, Vera segera memapah dan kemudian menggendong penumpang tersebut sambil didampingi Ninik menuju pintu depan, yang tidak lama kemudian datang petugas yang membawa kursi roda yang dibutuhkan.

“Baik penumpang maupun awak kabin akhirnya dapat melanjutkan tugas dan penerbangan berikutnya,” pungkas Benny.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *