Unik, Informatif , Inspiratif

Presiden Austria Turun Tangan Redam Komentar Anti-Islam atas Bayi Muslim Ini

0 4

Presiden Austria, Alexander Van der Bellen terpaksa turun tangan meredam komentar rasis anti-Islam dari pengguna media sosial atas seorang bayi yang pertama lahir pada tahun 2018.

Bayi yang diberi nama Asel Tamga, lahir dari pasangan Muslim Naime dan Alper Tamga.

Cara Presiden Austria Redam Komentar Anti-Islam atas Bayi Ini
Foto: Tempo

Bukannya Ucapan Selamat, Malah Dihujat

Foto pasangan bahagia bersama bayi dan dua perawat kemudian diunggah dan disebarkan ke Facebook. Namun, bukan ucapan selamat yang mereka terima, melainkan komentar anti-Muslim dan rasis.

“Seorang calon teroris lainnya lahir,” komentar seorang pemilik akun Facebook, lansir Daily Mail, 8 Januari 2018.

“Ibunya menderita kanker? Kenapa dia memakai penutup kepala?” ujar warganet lainnya.

Ini Pembelaan Presiden Austria

Presiden Van der Bellen, 73 tahun, mengecam komentar-komentar itu melalui akun Facebooknya. Dia kemudian mengutip isi Deklarasi HAM Universal tentang manusia setara dan sama martabatnya.

“Semua manusia dilahirkan bebas, memiliki hak dan martabat yang sama. Keyakinan dan solidaritas lebih besar daripada kebencian dan kritik,” tulis Presiden Van der Bellen.

Menurut media lokal, kritik yang diterima pasangan dan bayi itu teramat banyak dan berisikan kata-kata tak pantas sehingga Facebook menghapusnya.

Pesan-pesan penuh kebencian dan anti-Islam dilaporkan bermunculan menyusul ketegangan di masyarakat Austria mengenai masuknya imigran Muslim ke Eropa.

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline