Es Antartika, Proyek Raksasa Ilmuwan yang Akan Selamatkan Es Antartika
Unik, Informatif , Inspiratif

Proyek Raksasa Ilmuwan yang Akan Selamatkan Es Antartika

0

Lelehan es di kutub dan Antartika menyebabkan kota-kota pesisir tidak bisa lagi dihuni dan telah menghancurkan triliunan properti serta infrastruktur hingga mencapai miliaran dolar.

Dikutip dari Business Insider, Ahad (23/9/2018), untuk mencegah atau memperlambat banjir, peneliti harus memulai proyek teknik sipil terbesar dalam sejarahnya.

BACA JUGA: Terungkap, Inilah Penjelasan Ilmiah Misteri Air Terjun Darah di Antartika

Sebuah studi yang diterbitkan The Cryosphere—jurnal dari European Geosciences Union—memberikan terobosan agar membangun dinding besar di bawah lapisan es.

Hal tersebut diyakini sebagai upaya untuk mencegah lelehan es tersebut menghancurkan lebih jauh lagi. Hal itu pun akan menjadi upaya geoerineering, cara pengerjaan ulang Planet Bumi yang menghabiskan waktu di area pantai.

Ahl iklim—klimatolog, John Moore mengatakan, melakukan hal ini merupakan sebuah hal yang tidak pernah terpikirkan. “Proyek ini masih bersifat teoritis. Intervensi terhadap lapisan es hari ini hanya akan menghabiskan kemampuan manusia. Tapi mungkin saja kehancuran lapisan es bisa juga terjadi di masa mendatang,” kata dia.

BACA JUGA: Gunung Es 1 Triliun Ton di Antartika Pecah, Dunia Tersembunyi Akhirnya Terkuak

Moore mencontohkan, Gletser Thwaites (Thwaites Glacier) di Antartika Barat, yang merupakan salah satu gletser paling rentan hancur atau runtuh. Antartika meleleh lebih cepat dari yang diperkirakan. Meskipun butuh ribuan tahun untuk permukaan laut telah naik ratusan kaki, namun tak bisa dipungkiri bahwa manusia lah yang menyebabkan ini semua.

Bahan Bakar Fosil “Hangatkan” Bumi

Adanya pembakaran bahan bakar fosil telah menyebabkan bumi “menghangat”, sehingga lautan menyerap sebagian besar panas itu. Air laut yang hangat pun mengambil lebih banyak ruang.

Moore telah meneliti konsep pembangunan struktur pendukung atau dinding di bawah lapisan es untuk mencegah es pecah, hal tersebut bisa membuat jalan masuk air hangat dari bawah.

Dalam studinya ini, ia menghitung kemungkinan rekayasa lapisan es ini dapat mencegah runtuhnya Thwaites Glacier.

Metode pertama adalah dengan memasang serangkaian gundukan 1.000 kaki di bawahnya. Meskipun ini tidak akan menghalangi air hangat mengalir di bawah es, namun gundukan itu akan membantu mendukung gletser, membuat kolaps lebih kecil dan memberikan kesempatan kepada lapisan es untuk tumbuh kembali.

BACA JUGA: Bahaya, Gunung Raksasa di Antartika Mulai ‘Lepas’

“Metode sederhana ini akan menjadi usaha besar yang akan sebanding dengan hasil proyek rekayasa sipil terbesar—yang pernah dilakukan manusia,” ungkap Moore.

Pendekatan ini diperkirakan memiliki 30 persen kemungkinan mencegah runtuhnya Gletser Thwaites, yang dapat memicu hilangnya Lapisan Es Antartika Barat selama 1.000 tahun ke depan. []

SUMBER: BUSSINES INSIDER | VIVA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.