Unik, Informatif , Inspiratif

PSI Segera Laporkan Pembuat Spanduk Dukungan LGBT

0

Warganet kali ini digegerkan dengan spanduk bertuliskan “Hargai Hak-hak LGBT” dengan latar belakang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lengkap dengan foto ketua umum dan sekjennya mencuri perhatian di Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (30/1).

Namun, hal itu langsung dibantah oleh Sekjen PSI Raja Juli Antoni. Ia mengatakan spanduk tersebut bukan milik partainya.

BACA JUGA: Ada Baliho PSI Dukung LGBT, Ini Kata Ketum Partai

“Perlu kami tegaskan bahwa: spanduk dan baliho itu bukan dibuat oleh PSI,” ucap Raja, Rabu (30/1).

Heboh terkait spanduk PSI bertuliskan ”Hargai Hak-hak LGBT , PSI pun bereaksi. Lewat Juru Bicaranya Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi, PSI memastikan partainya tidak tinggal diam terkait spanduk yang mencatut nama partainya. PSI akan melaporkan kasus tersebut ke Bawaslu dan kepolisian.

Kamis (31/1), Dedek menjelaskan pada media: “Bawaslu itu terkait dengan kepemiluaannya, black campaignnya, kalau polisi ya terkait tindakan kriminalnya. Konsekuensi dari satu fitnah ini, kalau misalkan kita combainBawaslu dan polisi kan beda. Ada kemungkinan juga dari kepolisian membutuhkan rekomendasi atau pengakuan atau kita harus melapor dulu ke Bawaslu, maka itu harus kita lakukan kedua-duanya.”

BACA JUGA: Mahathir: LGBT Itu Budaya Barat, Tak Bisa Dipaksakan di Malaysia

Pada kesempatan itu, Dedek mengatakan bahwa partainya telah membuat tim investigasi terkait perkara tersebut. Dedek berpendapat, saat ini pihaknya telah mengumpulkan beberapa barang bukti seperti spanduk dan akun-akun media sosial yang menyebarkan foto spanduk tersebut.

Jejak digital itu akan dijadikan bukti oleh PSI. Tindakan ini dilakukan karena Dedek menduga ada keterkaitan pemasang spanduk tersebut dengan mereka yang menyebarkan foto spanduk tersebut di dunia maya.

“Saya pikir yang menyebarkan dari WhatsApp atau dunia digital itu adalah orang yang bekerja satu pihak dengan orang yang memasang dan memproduksi spanduk. Karena ini saya melihatnya efek yang diinginkan, efek viralnya. Karena spanduk seperti itu kan sudah pasti kita lawan, diturunkan,” jelas Dedek.

Selanjutnya Dedek menduga spanduk dipasang oleh pihak yang selama ini memfitnah partainya. Namun, ia tidak memberitahu pihak mana yang dimaksud.

BACA JUGA: VIral, Mahasiswa Baru Unad Wajib Lampirkan Surat Pernyataan Bukan LGBT

Dedek memaparkan alasan kecurigaannya, “Cuma saya pikir itu kubu yang sama, yang tidak menginginkan atau khawatir bahwa PSI itu elektabilitasnya merangkak terus dari bulan ke bulan. Bahkan satu bulan itu bisa satu persen dan sekarang kita masih ada tiga bulanan dan gerakan PSI itu kan semakin masif semakin lama.”

Dede juga memberikan alasan dugaannya: “Saya duga dan yakini ada hubungannya dengan orang-orang itu. Karena kan narasi kita selalu antikorupsi dan antiintoleransi, begitu juga dengan caleg-caleg kami di lapangan yang kerap membuka tabir perangai dari anggota DPR RI maupun DPRD.”

DPW PSI Jakarta akan melaporkan pemasangan spanduk yang merugikan tersebut ke Bawaslu DKI pada Kamis (31/1) pukul 10.30 WIB. Sementara, untuk pelaporan ke polisi masih belum dijadwalkan.

Sebelumnya sebuah spanduk bertuliskan “Hargai Hak-hak LGBT” dengan latar belakang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lengkap dengan foto ketua umum dan sekjennya mencuri perhatian di Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (30/1). Namun, hal itu langsung dibantah oleh Sekjen PSI Raja Juli Antoni. Ia mengatakan spanduk tersebut bukan milik partainya.

“Perlu kami tegaskan bahwa: spanduk dan baliho itu bukan dibuat oleh PSI,” ucap Raja, Rabu (30/1). []

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.