Anggota Geng Motor Ditangkap Polisi

Psikolog: Anggota Geng Motor Jauh dari Pengawasan Orangtua

INSPIRADATA. Seorang Psikolog anak dari Universitas Soegijapranata, Semarang, Endang Widyorini menjelaskan perilaku remaja jaman sekarang yang menjadi anggota geng motor bertindak tak terkontrol, bahkan tak segan membunuh orang.

Penyebab utamanya antara lain adalah mengonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang. Selain itu, penyebab remaja melakukan kriminal seperti bergabung dengan geng motor adalah kurangnya pengawasan dari orangtua.

Sehingga, anak remaja tersebut lebih dekat dengan teman-temannya dan gaya hidup anak remaja kebanyakan yang negatif, ketimbang dekat dengan orangtua.

“Sebab lain adalah kontrol orang tua yang kurang. Hubungan mereka tidak dekat dan lebih dekat dengan teman-temannya yang gaya hidup dan nilai-nilai hidupnya cenderung brutal,” kata Endang, seperti dilansir Republika.co.id, Sabtu (3/6).

Endang melanjutkan, kesalahan orangtua dalam mendidik anak serta penanaman nilai positif yang tidak sampai kepada sang anak, akan mempengaruhi perilakunya. Apalagi masa remaja adalah masa pencarian identitas.

“Remaja adalah masa pencarian identitas. Sehingga sangat rentan untuk dimasuki atau dipengaruhi oleh hal-hal yang negatif,” ucap Endang.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah menangkap puluhan anggota geng motor yang melakukan tindak kekerasan dalam aksinya. Setidaknya, 28 anak muda diamankan polisi karea diduga terlibat kekerasan. Para anggota geng motor pun membawa senjata tajam. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *