foto: platea.pntic.mec.es

Puerto del Suspiro del Moro

foto: platea.pntic.mec.es

INSPIRADATA. Puerto del Suspiro del Moro, pernah dengar nama itu?

Puerto del Suspiro del Moro adalah sebuah tempat di Spanyol. Nama tempat yang indah, namun kenyataannya terdapat kisah sedih di balik nama tersebut.

Puerto del Suspiro del Moro berarti Napas Terakhir Orang Moor atau terjemahan populernya berbunyi Tarikan Napas Terakhir Seorang Muslim.

Puerto del Suspiro del Moro tepatnya adalah sebuah gunung. Tempat ketika rombongan Sultan Muhammad XII, khilafah terakhir kesultanan Granada berhenti dan melayangkan pandangan sedih ke arah Istana Al Hambra yang terpaksa ditinggalkannya karena Ratu Isabella dan Raja Ferdinand mengusir mereka. Sultan terakhir itu dipaksa angkat kaki dari istananya sendiri.

Sultan Abu Abdillah Muhammad, atau yang bergelar Sultan Muhammad XII berhenti di tempat itu.  Matanya menerawang. Dari pelupuknya menetes air mata penyesalan. Selama 800 tahun Islam memerintah dan melayani Granada, kini dia menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas kehancurannya.

Ketika menangis di pucuk bukit, sang ibu menegurnya.

“Kini kau menangis seperti perempuan. Padahal kau tak pernah memberikan perlawanan seperti seorang laki-laki.”

Kemudian rombongan ini menuju Maroko, tempat pembuangan keluarga Sultan. Karena itu, tempat rombongan ini terdiam, berdiri dan menatap untuk terakhir kalinya Istana Al Hambra disebut Puerto del Suspiro del Moro yang berarti Tarikan Napas Terakhir Orang Muslim.

Kisah ini pernah ditulis oleh Salman Rushdie dalam novelnya berjudul The Moors Last Sigh.[]

 

Sumber: penerang.com


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *