Anak Punk Muslim
Anak Punk Muslim

Punk Muslim, Anak Punk yang Berpedoman pada Al-Quran dan Hadist

INSPIRADATA. Anak Punk. Apa yang anda pikirkan ketika anda melihat sekumpulan anak punk? Pastinya anda akan merasa risih karena penampilannya yang urakan. Tapi tahukah kalian bahwa Indonesia memiliki sosok anak punk yang jauh dari kesan berandalan.

Dilansir oleh Boombastis, sosok anak punk yang jauh dari kesan berandalan itu tergabung dalam sebuah komunitas bernama Punk Muslim yang saat ini bahkan sangat dibanggakan oleh masyarakat di lingkungan mereka.

Dan inilah 4 hal yang membuat masyarakat bangga pada anak Punk Muslim:

1. Komunitas ini berpedoman pada Al-Qur’an dan Hadits
Terbentuknya komunitas Punk Muslim ini berawal dari pertemuan sang pendiri Ahmad Zaki dengan seorang pegiat anak jalanan pada 2004. Setelah itu mereka sepakat membuat sebuah wadah kreatif untuk anak jalanan di tahun 2007, dan baru pada 2009 akhirnya Punk Muslim dibentuk. Komunitas ini bermula di kawasan Pulogadung, tempat anak-anak jalanan sebelumnya dikumpulkan dan dibina. Punk Muslim sendiri memang bertekad menerapkan islam dalam berkehidupan sehari-hari. Dan saat ini Punk Muslim sudah melebarkan sayap tak hanya di Jakarta, tetapi juga Surabaya dan Bandung.

“Selama ini Punk Muslim bertekad menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai sumber hukum dari berbagai masalah dalam hidup,” kata Ahmad Zaki.

Menurutnya berawal dari puluhan anggota, kini komunitas Punk Muslim ini telah memiliki ratusan pengikut dan menyebut diri mereka sebagai “penghuni Punk Muslim.”

2. Berdakwah dengan musik
Banyak masyarakat mengenal komunitas ini dari lirik mereka yang syarat akan nilai keislaman, masalah sosial, pembebasan Palestina dan lainnya. Ada pula sebuah lagu berjudul “Prophet Muhammad Forever” yang sering mereka nyanyikan untuk menyebarkan semangat islam pada sesama punkers.

Sebagai pendiri, Ahmad Zaki berkomentar bahwa selama ini masyarakat cenderung lebih sering melihat para tokoh agama melakukan ceramah dengan peserta lengkap dengan atribut peci, sarung, jilbab, dan semacamnya. Namun nampaknya jarang ada ulama yang menyentuh daerah abu-abu di mana pendengarnya adalah anak-anak punk, padahal islam sendiri sebenarnya bisa masuk ke semua kalangan. Itulah kemudian komunitas ini selain menyampaikan pesan islam melalui musik, juga dengan kegiatan lain.

3. Mengajak semua punkers untuk pengajian dan salat selepas konser
Anak Punk Muslim ini biasanya, setelah asik menikmati alunan musik punk yang syarat akan makna religius, kelompok ini akan bersama menghadiri pengajian yang dipimpin seorang ustadz atau kyai di masjid. Tak lupa juga pastinya mereka melakukan salat berjamaah dan juga mulai mengaji Al-Qur’an.

4. Sehari-hari pertemuan diisi kegiatan positif
Karena tujuan awal terbentuknya komunitas ini adalah untuk mengembalikan para punkers menuju sebuah fitrah, jadi Ahmad Zaki menyiapkan berbagai kegiatan positif untuk para anggota. Mulai dari pengajaran sablon, di mana mereka bisa membuat sendiri kaos untuk dikenakan sampai pengajian rutin. Bahkan banyak anggota mengaku bahwa tidak ada yang mengajak mereka mengikuti komunitas ini, tapi keinginan bergabung untuk menjadi lebih baik datang dari dalam diri.

Selain itu mereka para Punk Muslim pun memiliki berbagai acara tahunan, salah satunya untuk bulan Ramadhan bernama Punk Santren. Kegiatan ini sebenarnya kurang lebih sama dengan pondok pesantren biasa, hanya saja pesertanya kali ini adalah anak-anak punk. Bagaimanapun juga menurut Ahmad Zaki, semua yang dirinya dan tim lakukan di sini semata-mata hanya sebagai jalan untuk para punkers bisa lebih baik dan semoga saja mereka bisa konsisten untuk kedepannya.

BACA JUGA:

Pesan Khusus Di Karangan Bunga Mabes Polri:…

Keren! Pria Ini Putuskan Stop Merokok dan Pacaran, Inilah…

Komunitas Punk Muslim ini memang terkenal sangat unik, itulah mengapa namanya bahkan saat ini sudah menggema ke negara-negara asing dan sering sekali diliput oleh media internasional. Punk Muslim benar-benar bisa membuktikan bahwa kita memang tidak seharusnya menilai seseorang dari tampilannya saja, buktinya para pria bertato dengan rambut mohawk dan dandanan gothic ini ternyata rajin mengaji dan salat berjamaah. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *