Purwakarta Gelar Konferensi Toleransi Dunia Pada 22-24 Mei 2017
Purwakarta Gelar Konferensi Toleransi Dunia Pada 22-24 Mei 2017

Purwakarta Gelar Konferensi Toleransi Dunia Pada 22-24 Mei 2017

INSPIRADATA. Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat akan menggelar “world tolerance conference” atau konferensi toleransi dunia yang akan diselenggarakan pada 22-24 Mei 2017, dan diikuti sekitar seratus peserta dari bebrbagai negara.

Dilansir oleh Antara, Minggu (21/5/2017). Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa kegiatan konferensi toleransi dunia  digelar untuk mencari rumusan agar toleransi antar umat beragama semakin berkembang.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan di sejumlah titik di Purwakarta, nantinya masing-masing peserta yang berasal dari berbagai daerah ini, diharapkan mampu menyebarkan toleransi di negaranya masing-masing,” kata Dedi Mulyadi.

Dia mengatakan, sehari menjelang kegiatan digelar, beberapa peserta bahkan sudah menemui Dedi Mulyadi, di antaranya dari Pakistan dan Bangladesh.

“Mereka berbagi pendapatan mengenai upaya mewujudkan toleransi,” kata Dedi.

Menurut Dedi, pada dasarnya Indonesia berpegang teguh pada Bhinneka Tunggal Ika. Semua agama memegang teguh kepada perdamaian. Untuk mewujudkan toleransi, katanya, masyarakat perlu diberikan edukasi yang mendalam. Edukasi tersebut bisa dimulai dari sekolah-sekolah.

Purwakarta menjadi contoh sebagai daerah yang memiliki toleransi cukup tinggi. Itu bisa dilihat dari sekolah-sekolah di sekitar daerah tersebut yang menyediakan sarana ibadah sesuai dengan yang dianut siswa.

Sementara itu, kegiatan konferensi toleransi dunia di Purwakarta akan dihadiri sejumlah tokoh, seperti Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Mendikbud Muhajir Effendy. Tokoh lainnya yang akan hadir ialah Anand Krishna seorang tokoh spiritual Hindu dari PBB, Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirodj, dan Ketua PP Muhammdiyah DR H Chaidar Nasir. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *