A Palestinian brother and sister walk in front of a building which was destroyed in last summer's Israel-Hamas war, in the Shijaiyah neighborhood of Gaza City, northern Gaza Strip, Monday, Feb. 23, 2015. (AP Photo/Adel Hana)

Qatar Usulkan Pembangunan Bandara di Gaza

Seorang utusan Qatar yang mengawasi bantuan kemanusiaan negara Teluk ke Jalur Gaza pada Senin (10/12/2018) mengusulkan pembangunan sebuah bandara di Gaza. Namun, tidak mendapatkan tanggapan dari Israel.

Seperti dilansir Aljazirah, Selasa (11/12/2018), dalam koordinasi dengan Israel dan PBB, Qatar telah menyumbangkan ratusan juta dolar untuk berbagai proyek Gaza sebagai upaya untuk mengurangi kemiskinan dan mencegah eskalasi kekerasan.

BACA JUGA: Mengintip 3 Persiapan Mewah Qatar sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022

“Mereka [Israel] mengatakan akan dibicarakan dan mereka menunda. Kami akan memperbarui permintaan kami,” kata Duta Besar Qatar Mohammed al-Emadi kepada kantor berita yang bermarkas di Gaza, SAWA.

Ia mengatakan, Israel khawatir akan masalah keamanan. Namun Qatar meyakini bahwa pesawat akan terbang ke Doha dan kembali ke Gaza dari Qatar. Penerbangan juga akan dilakukan di bawah pengawasan keamanan Qatar.

Menurur al-Elmadi, Israel belum menanggapi permintaan itu. Namun Israel mengusulkan agar bandara tersebut dibangun di sisi perbatasan – sebuah ide yang ditolak oleh Qatar.

Cogat, agen pemerintah Israel yang telah berkoordinasi dengan Qatar dalam upaya bantuan Gaza, menolak berkomentar mengenai pernyataan al-Emadi.

Pada 1998, Palestina mendapatkan bandara internasional pertama mereka sebagai hasil perjanjian damai bersejarah dengan Israel. Tetapi Israel menghancurkan antena radar dan landasan pacu setahun setelah gelombang kerusuhan yang dikenal Intifadah Al-Aqsa kedua.

BACA JUGA: Gencatan Sejata Gaza, Menhan Israel Mundur

Israel menarik para pemukim dan tentaranya dari Gaza pada 2005, tetapi negara itu mempertahankan kontrol ketat atas perbatasan darat, udara dan laut Gaza. Mesir mengontrol akses dari selatan.

Israel mengatakan, blokade itu untuk menghentikan senjata memasuki Jalur Gaza dan mengisolasi Hamas yang telah mengendalikan dua juta penduduk Gaza sejak 2007.[]

SUMBER: REPUBLIKA | SAWA


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Saudi Sepi karena Virus Corona, TKI Alman: Supir Taksi Nangis ke Saya 

Jalanan yang biasanya ramai dan macet oleh kendaraan, saat ini terlihat kosong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *