Unik, Informatif , Inspiratif

Qiddiya, Pusat Budaya dan Hiburan Saudi Diresmikan Raja Salman

0

Riyadh, Sabtu (28/4/2018). Saat ini Arab Saudi akhirnya memiliki pusat budaya dan hiburan. Pusat budaya dan hiburan yang terletak di barat daya ibu kota, diluncurkan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud Qiddiya.

Dilansir dari Arab News, proyek pembangunan Pusat Budaya dan hiburan Qidiyya ini ditargetkan selesai pada 2022. Ketua Pelaksana Proyek Qiddiya Michael Reininger meyakini proyek tersebut mendukung pembangunan ekonomi dan menarik investasi di Kerajaan. Reininger meyakini, proyek itu tidak hanya mempengaruhi sektor hiburan secara positif, tetapi juga mengembangkan keterampilan pemuda Saudi.

Pusat Budaya dan Hiburan ini seluas 334 kilometer persegi di Qiddiya itu, digadang-gadang akan menyaingi taman bermain Walt Disney. Michael mengatakan bahwa Qiddiya akan memiliki taman hiburan kelas atas, fasilitas olahraga motor, dan taman safari. Fasilitas itu merupakan bagian pengembangan giga proyek perangsang ekonomi Kerajaan Arab Saudi.

BACA JUGA: Al-Dekheil, Presenter Wanita Pertama di Arab Saudi

Dilansir di Variety.com, Kerajaan Saudi menargetkan Qiddiya mampu menarik 17 juta pengunjung tahunan pada 2030. Pembiayaan Proyek dilakukan oleh Dana Investasi Publik Saudi (PIF) sejalan dengan rencana Visi 2030 yang diumumkan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman.

Dengan ukuran dan rencana seperti itu, Qiddiya digambarkan sebagai pusat hiburan raksasa dengan fasilitas dibagi menjadi enam komponen utama, yakni taman hiburan, trek olahraga area balap mobil dan motor di padang pasir dan trek aspal, lereng ski dalam ruangan dan taman air, atraksi alam, dan acara budaya dan warisan. Proyek ini mencakup resor, hotel, restoran, dan unit perumahan.

Sekretaris Jenderal Dewan Yayasan untuk proyek Qiddiya Fahd bin Abdullah Tounsi memaparkan, sekitar dua per tiga penduduk Saudi dari 32 juta berada di bawah usia 35 tahun. Dengan demikian, ada kebutuhan besar terhadap hiburan.

Qiddiya tentu saja memiliki tujuan ekonomi. Qiddiya akan dijadikan salah satu mesin penarik devisa. Karena Tujuan proyek adalah merebut pengeluaran warga setempat sebesar 30 miliar dolar AS yang selama ini dihabiskan berlibur di luar kerajaan.

BACA JUGA: Pertama Kalinya Arab Saudi Mengadakan Lomba Balap Sepeda bagi Wanita

Selain itu, diharapkan Qiddiya mampu menciptakan 57 ribu lapangan pekerjaan di Saudi pada akhir 2030.

“Dalam merancang Qiddiya, kami membangun masa depan yang lebih cerah,” kata CEO taman hiburan Qiddiya, Michael Reininger, seperti dilansir dari Arab News.

Michael Reininger menambahkan: “Tempat yang bakal dipenuhi dengan budaya, olahraga, hiburan, dan seni untuk memenuhi keinginan warga Saudi untuk memperkaya kehidupan mereka.”

Kehadiran destinasi wisata yang berjarak 40 km dari Riyadh ini menargetkan 8 juta pengunjung dari sekitar ibu kota Saudi tersebut, dan 45 juta pengunjung dari wilayah Teluk Arab. Kaum muda akan menjadi kontributor utama keberhasilan Qiddiya, mengingat dua pertiga penduduk Saudi di bawah usia 35 tahun.

Warga Saudi menghabiskan sekitar 30 miliar dollar AS atau sekitar Rp 416 miliar untuk berwisata ke luar negeri setiap tahunnya. Proyek ini juga diharapkan dapat mengalihkan sebagian dari tersebut sehingga dapat kembali ke kerajaan. []

 

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline