Rahasia Kesuksesan Dokter Muda, Gamal Albinsaid

Rahasia Kesuksesan Dokter Muda, Gamal Albinsaid

INSPIRADATA. Gamal Albinsaid dilahirkan di Malang pada tanggal 8 September 1989. Ia memulai karir pendidikannya di Sekolah Dasar MI Jendral Sudirman Malang. Kemudian dilanjutkan masuk dan lulus di SMP Negeri 3 Malang. Setelah itu untuk jenjang sekolah menengah, Dokter Gamal mengambil program akselerasi di SMA Negeri 3 Malang pada tahun 2005-2007. Setelah itu dilanjutkan dengan kuliah di Universitas Brawijaya dengan mengambil Fakultas Kedokteran dan lulus dengan predikat Cum Laude dengan IPK 3,69.

Menjadi dokter muda yang berprestasi dan menginspirasi, tentu dilaluinya dengan kerja keras dan doa. Adapun rahasia kesuksessan dokter ini, adalah:

1. Berbakti pada Orangtua

Dokter muda ini sangat terpesona dengan Islam. Ia mengagumi bagaimana Islam menempatkan posisi orangtua. Ia mengatakan, mungkin kesuksesan kita di dunia ini bukan berasal dari ketangguhan kita dalam berjuang. Melainkan dari doa kedua orangtua kita. Dokter ini juga sangat memperhatikan aturan Islam tentang keridhoan orangtua. Islam menjelaskan bahwa keridhoan Allah SWT  terdapat pada kedua orangtua, dan murka kedua orangtua adalah murka Allah SWT.

Selain itu ia mengatakan, berbakti kepada orangtua adalah cara terbaik mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Memanfaatkan waktu dengan baik

“Barangsiapa yang menaklukan subuhnya, maka dia akan menaklukan dunia. Disaat orang lain masih berada di tempat tidur atau bahkan di tempat maksiat, maka pemuda subuh telah bangun dan berwudhu.” Itulah penggalan perkatan dr. Gamal Albinsaid. Ternyata rahasia kesuksesannya hari ini adalah bangun sebelum waktu subuh. Karena pada waktu itu ada waktu do’a yang senantiasa terkabul, serta bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT.

Selain itu ia berujar bahwa, seorang pemuda tidak akan bersahabat dengan tempat tidurnya. Artinya apa? Artinya seorang pemuda tidak akan diam bermalas-malasan. Seorang pemuda haruslah bergerak untuk mencapai cita-cita yang bermanfaat bagi sesama.

3. Kebaikan

“Yang selalu membuatku malu pada Rabbku adalah pengorbananku untuk-Nya yang terlalu sedikit.” Ia mengartikannya bahwa di balik orang-orang sukses, selalu ada amal yang memesona.

4. Problem Solver dan Kerja Keras

“Tangguh dan berhasillah secepat mungkin. Lalu jadikan dirimu alat pemberhasil bagi kedua orangtuamu, karena mimpi itu murah, namun merealisasikannya mahal,”.

Dokter muda ini mengajarkan kita kerja keras. Bukan hanya soal ikhtiar saja, melainkan banyak faktor yang ia perhatikan. Seperti dalam ungkapannya:

Kalau masih gagal, perbaiki niat kita…
Kalau masih gagal, perbaiki shalat kita…
Kalau masih gagal, perbaiki sedekah kita…
kalau masih gagal perbaiki bakti kita…
kalau masih gagal, perbaiki muamalah kita…
kalau masih gagal, perbaiki ikhtiar kita… []

Sumber: Trivia


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *