Unik, Informatif , Inspiratif

Raja Juli: Reuni 212 Hanya Mungkin Terjadi di Negara Demokratis

0 601

Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Maruf dan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan, perkumpulan massa sebanyak itu tidak mungkin terjadi tanpa pemerintahan yang demokratis.

“Aksi serupa ya hanya mungkin terjadi di negara demokratis yang dipimpin oleh seorang presiden yang demokratis,” ujar pria yang akrab disapa Toni, Senin (3/12/2018).

BACA JUGA: Kaitkan Reuni 212 dengan Pembakaran Bendera, PBNU Kecam Dubes Saudi

Terkait Reuni akbar 212 pun bisa berlangsung dengan aman dan lancar. “Hampir mustahil itu terjadi kalau seandainya Pak Jokowi bukan seorang demokrat sejati,” kata dia.

“Pemerintahan Pak Jokowi adalah pemerintahan yang demokratis di mana memberi masyarakat kebebasan untuk mengekspresikan apa yang mereka inginkan atau apa yang mereka pikirkan,” tambah Toni.

BACA JUGA: Media Luar Negeri Jadikan Reuni 212 sebagai Headline

Toni kemudian membandingkan dengan masa pemerintahan orde baru. Dia mengenang masa-masa sebagai mahasiswa. Saat itu, Toni mengaku pernah mengikuti sebuah diskusi di kawasan Ciputat yang diikuti oleh 5-7 orang. Diskusinya bertema pembredelan majalah Tempo.

Toni mengatakan, kegiatan itu kemudian dibubarkan oleh aparat keamanan. Kini, hal semacam itu sudah tidak terjadi lagi. []

SUMBER: TRIBUN

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline