Rela Pakai Sepatu Sempit, Inilah Pengorbanan Seorang Kakak

INSPIRADATA. Saat masa tahun ajaran baru sekolah tiba. Para murid sibuk mempersiapkan segala keperluan belajarnya. Para orangtua hilir-mudik pergi ke toko untuk memberikan peralatan sekolah yang baru.

Namun, cerita berbeda datang dari dua kakak beradik ini. Dimana kisah pengorbanan seorang kakak yang rela memakai sepatu berukuran kecil demi kenyamanan adiknya.

Kisah ini diunggah melalui situs jejaring sosial facebook melalui akun Cikgu Emmet. Guru Malaysia ini menceritakkan kisah haru kedua bocah tersebut.

Di tahun ajaran baru ini, kakak-beradik tersebut bertukar sepatu. Peter memakai sepatu Petrus yang berukuran kecil, sementara adiknya memakai sepatu kakaknya. Peter rela pakai sepatu sempit asalkan adiknya merasa nyaman.

Itulah pengorbanan seorang kakak. Peter dan Petrus ini adalah anak-anak Suku Dayak Iban. Mereka banyak mengajarkan kepada kita, bahwa miskin bukan penghalang mencari ilmu.

Mereka tidak malu ke sekolah dengan menggunakan baju lusuh dan koyak. Justru, mereka lebih malu jika tidak pandai membaca dan menulis.

Akhirnya saya berikan satu setel seragam dan sepatu beserta kaus kaki baru yang saya beli menggunakan uang sumbangan dari sahabat saya.

Peter terlihat serba salah saat akan memakainya. Mungkin dia merasa akan terlihat bagus jika adiknya yang pakai.
Tapi saya beritahu dia, adiknya pun dapat baju baru. Barulah dia tersenyum.

Sumber: ohbulan.com


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *