Rempah-rempah, Bagus Lho Untuk Kesehatan! Ini Penjelasannya!

Bukan hanya sebagai bumbu dapur saja, ada banyak manfaat rempah-rempah bagi kesehatan. Khasiatnya akan berbeda-beda. Banyak juga yang bisa diolah menjadi obat herbal lho.

Ada banyak sekali jenis rempah-rempah yang bisa kita temui dan gunakan di dalam kehidupan sehari-hari, seperti: Kayu manis, jahe, kunyit, bawang putih, cokelat, ginseng, kemiri, kencur, ketumbar, cengkeh, lengkuas, daun salam, daun mint, rosmarin.

Berikut ini jenis rempah-rempah yang umum digunakan beserta manfaatnya bagi kesehatan:

1. Daun Mint

Manfaat rempah-rempah yang satu ini bagi kesehatan adalah untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan sistem pencernaan.

Salah satu dari masalah sistem pencernaan yang bisa diobati dengan mengonsumsi daun mint adalah iritasi usus besar (irritable bowel syndrome). Menurut sejumlah penelitian, daun mint efektif untuk mengendalikan rasa nyeri yang ditimbulkan akibat penyakit IBS tersebut. Kandungan zat di dalamnya bekerja dengan cara merelaksasi otot usus sehingga rasa nyeri berkurang ketika usus sedang aktif.

Selain itu, daun mint juga diklaim efektif untuk mengatasi gejala gangguan pencernaan lainnya yakni rasa mual. Pada kasus ini, daun mint lebih difungsikan sebagai aromaterapi.

2. Kayu Manis

Salah satu manfaat penting yang dihasilkan dari tanaman dengan nama ilmiah Cinnamomum verum ini adalah untuk mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.

Berdasarkan sejumlah penelitian, kayu manis dapat menurunkan kadar darah pada penderita diabetes dengan persentase 10 hingga 29 persen. Tak hanya itu, penelitian lainnya mengungkapkan bahwa kayu manis mengandung senyawa antioksidan yang bisa mengatasi peradangan (inflamasi), pun membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah.

3. Bawang Putih

Nah, di balik fungsinya yang bisa membuat masakan terasa nikmat, bawang putih juga membawa manfaat bagi kesehatan tubuh.

Manfaat bawang putih bagi tubuh ini dihasilkan oleh kandungan zat yang bernama allicin. Dilansir dari WebMD, allicin yang terkandung di dalam bawang putih memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’.

Dengan mengonsumsi bawang putih secara rutin, diharapkan risiko Anda untuk terserang penyakit kardiovaskular yakni stroke dan jantung dapat diminimalisir.

4. Cokelat

Biji cokelat mengandung senyawa yang bernama flavonoid yang tak lain merupakan salah satu agen antioksidan.

Dengan adanya kandungan flavonoid tersebut, biji cokelat ini lantas memiliki manfaat untuk membantu menjaga kesehatan organ jantung. Flavonoid bekerja dengan cara menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, juga membantu melebarkan pembuluh darah arteri sehingga aliran darah dari dan menuju jantung lancar.

5. Jahe

Jenis rempah yang satu ini sudah sejak lama dipercaya tak hanya sebagai bumbu masakan, tetapi juga obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Utamanya, jahe digunakan untuk mengatasi gejala-gejala seperti mual, pusing, dan sebagainya. Akan tetapi, kandungan zat antioksidan dan antiinflamasi yang terdapat di dalamnya juga membawa manfaat yang lebih besar lagi yakni menjaga kesehatan sel-sel tubuh dan mencegahnya dari serangan radikal bebas yang berujung pada penyakit kanker.

6. Kunyit

kunyit adalah jenis rempah yang memiliki manfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh peradangan (inflamasi).

Manfaat rempah-rempah yang satu ini dalam mengobati peradangan dikarenakan adanya kandungan zat bernama curcumin. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh penelitian yang bahkan menganggap efektivitas kunyit dalam mengatasi radang sama seperti obat antiinflamasi medis.

Selain itu, kunyit juga diperkaya oleh zat yang memiliki sifat antioksidan sehingga juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh.

7. Rosmarin

Kendati demikian, tanaman yang memiliki nama ilmiah Salvia rosmarinus ini juga bisa dijadikan obat alami yang efektif mengatasi sejumlah masalah kesehatan.

Dilansir dari Healthline, rosmarin mengandung senyawa aktif yang disebut asam rosmarinik. Senyawa ini menurut sebuah penelitian efektif untuk meredakan reaksi alergi pada tubuh . Selain itu, rosmarin juga dipercaya dapat meredakan gangguan pernapasan dan mengurangi produksi lendir yang meminimalisir produksi lendir di dalamnya.

8. Ginseng

Tanaman dengan nama ilmiah Panax ginseng dan banyak tumbuh di wilayah Asia Timur seperti Cina dan Korea ini sudah sejak berabad-abad lalu dipercaya sebagai medium obat alternatif untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Beberapa contoh manfaat rempah-rempah ginseng adalah sebagai berikut:

Mengatasi peradangan
Meningkatkan fungsi otak
Mengatasi disfungsi ereksi pada pria
Meningkatkan daya tahan tubuh
Meminimalisir risiko kanker
Penambah energi
Menurunkan kadar gula darah

9. Daun Sage

Daun sage adalah jenis rempah yang menurut banyak penelitian dapat membantu menjaga serta meningkatkan fungsi otak.

Tak hanya itu, sage juga disebut-sebut mampu mengatasi penyakit otak seperti Alzheimer yang biasa menyerang kaum lansia. Hal ini dikarenakan daun tersebut bekerja dengan cara mencegah penurunan kadar asetilkolin. Sebagaimana diketahui, penyakit Alzheimer berkaitan dengan rendahnya kadar asetilkolin di dalam otak.

10. Cengkeh

Rempah-rempah asli Indonesia ini juga memiliki manfaat yang tak kalah besar dibandingkan dengan jenis rempah lainnya.

Melansir Medical News Today, para peneliti menemukan potensi cengkeh dalam membantu mengatasi masalah kelebihan berat badan (obesitas). Kandungan zat yang ada di dalamnya dikatakan mampu mengurai lemak tubuh sehingga tidak menumpuk dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Perlu menjadi catatan bahwa manfaat rempah-rempah yang satu ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memperkuat dugaannya.

Itu dia informasi mengenai rempah-rempah dan manfaatnya yang perlu Anda ketahui.[]


Artikel Terkait :

About Fauzan Ahmad Lukman

Check Also

orang yang boleh meminta-minta

Jangan Sentuh 3 Bagian Tubuh Ini dengan Tangan!

Hasil penelitian juga mengungkapkan, orang yang menggunakan cincin atau memelihara kuku lebih dari dua milimeter membawa lebih banyak mikroba di tangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *